Debut Walter Mazzarri menukangi Inter Milan musim ini, sedianya tak mendatangkan kesan kepuasan dari petinggi klub. Pun demikian, Supremo anyar Erick Thohir menegaskan Mazzarri takkan senasib dengan gaffer Manchester United, David Moyes.

Bos Inter asal Indonesia itu masih ingin memberi waktu dan kepercayaan untuk setidaknya, satu musim ke depan. Thohir berdalih, keseimbangan tim yang nampak belakangan ini ingin dipertahankan lantaran memunculkan potensi positif.

“Inter masih berkonsentrasi pada empat laga terakhir musim ini. Kami ingin mempertahankan balans yang kami temukan, dalam rangka mendapatkan hasil terbaik. Oleh karenanya, saya tak ingin mengubah apa yang sudah ada di tim saat ini,” papar Thohir.

“Banyak hal yang berakhir gagal, tapi jika Anda ingin punya tim yang solid, tentu butuh hasil dari sebuah proses. Dalam dunia sepakbola, segalanya berjalan cepat dan pelatih yang berbeda akan lebih baik dengan permain yang berbeda pula. Tapi bukan itu keinginan saya. Mazzarri akan diberi semusim penuh lagi untuk membangun tim,” imbuhnya.

Ya, beberapa waktu lalu Thohir sudah mengutarakan keinginannya untuk merekrut sejumlah pemain baru, guna menambah amunisi skuad. Namun jelang dibukanya bursa transfer, Nerazzurri juga berpotensi kehilangan pilarnya.

Salah satunya Mauro Icardi yang disebut banyak peminat. Si pemain sendiri menyerahkan segala keputusan terkait masa depannya pada klub. Tapi jika keputusan bisa ada di tangannya, tentu opsi bertahan jadi prioritas buatnya.

“Jika Inter menjual saya, maka saya akan pergi. Saya tao pernah mengatakan hal-hal tertentu (soal isu transfer), saya ingin mengembangkan karier saya di sini,” timpal Icardi.

“Saya ingin melanjutkan apa yang sudah saya jalani tahun ini dan belajar lagi akan hal-hal baru di setiap tahunnya. Banyak klub yang menginginkan saya? Mereka akan punya keharusan untuk memikirkan pemain lain,” tutupnya coba mengabaikan spekulasi.