NAPOLI – Sudah lazim buat sebuah klub untuk menerima mantan anak emasnya yang sempat hengkang. Tapi kelaziman itu tak berlaku buat Napoli terhadap Ezequiel Lavezzi.

Bukan tanpa alasan buat Napoli via Supremo Aurelio De Laurentiis, mengaku ‘emoh’ mendatangkan pemain yang akrab disapa “Pocho” itu lagi ke San Paolo.

Selain lantaran faktor usia – di mana Lavezzi sudah memijak umur 29 tahun, De Laurentiis masih dinaungi motif emosional di mana Lavezzi dianggap berkhianat ketika meninggalkan Il Partenopei demi Paris Saint-Germain.

Tak tanggung-tanggung, De Laurentiis menganalogikan Lavezzi bak semangkuk sup yang tak lagi segar atau seorang istri yang sudah berselingkuh,: “Akankan Pocho kembali? Dia mulai jadi orang tua,” ketus De Laurentiis.

“Anda juga pasti tahu bahwa sup yang sudah dihangatkan, rasanya tak pernah enak. Lagi pula, apakah Anda bisa menerima kembali seorang istri yang sudah berkhianat pada Anda?,” imbuhnya, sebagaimana disadur Football-Italia, Minggu (27/4/2014).

De Laurentiis juga sekaligus menanggapi kans timnya terhadap perburuan gelar musim depan, mengingat musim ini jangkauan itu terbilang sudah mustahil didapat. Pun begitu, De Laurentiis tetap tak bisa sepenuhnya pede bicara Scudetto musim depan.

“Anda ingin menang, begitu pun saya. Scudetto? Kita sendiri bahkan tak tahu jika Bayern Munich, yang punya pendapatan lima kali lipat dari kami, akan kembali menang musim depan,” tutup De Laurentiis.

Sumber