Si bengal Mario Balotelli lagi-lagi tak bisa menahan letupan emosinya. Usai timnya, AC Milan keok 0-2 oleh AS Roma dini hari tadi, kritik tajam menghampiri dan segera dibalas cercaan yang tak kalah pedas dari Balo – sapaan santai Balotelli.

Balo yang gagal tampil impresif dan berkontribusi buat Milan di Olimpico, jadi sasaran kritik tiga komentator yang juga eks-pemain, Zvonimir Boban, Giancarlo Marocchi dan Christian Panucci. Ketiga komentator Sky Sport Italia itu tak segan menyebut Balo tak layak disematkan predikat pemain top.

Attacante eksentrik itu pun membalas sindiran ketiga pemerhati sepakbola itu saat tiba di press zone usai pertandingan,: “Anda tak paham apapun tentang sepakbola. Percayalah, Anda tak mengerti apa-apa,” ketus Balo, seperti dilansir Football-Italia, Sabtu (26/4/2014).

“Anda selalu bicara tentang saya. Saat Milan menang, Mario dikatakan hebat. (Tapi) ketika Milan kalah, semuanya jadi kesalahan Mario. Saya tak butuh kritik Anda. Saya tak pernah bilang bahwa saya pemain top,” lanjutnya.

“Tapi alasan saya bukan pemain top tidaklah sama dengan alasan yang Anda pikirkan. Anda hanya bisa bicara dan bicara, tapi ada gunanya mengatakan hal-hal itu. Percuma,” tambahnya kesal Balo.

Terkait performanya yang gagal menyajikan permainan apik tanpa sekalipun mencatatkan statistik tembakan ke gawang dan akhirnya ditarik keluar, Balo sedianya mengaku tak mengerti dengan keputusan allenatore Clarence Seedorf itu.

“Laga tadi berjalan normal. Tapi saya awalnya tak bisa mengerti pergantian saya, tapi sejak di studio mengatakan saya bukan pemain top, mungkin itu jadi alasannya. Semua orang kesal ketika mereka kalah. Tak ada yang senang jadi pihak yang kalah,” tuntasnya.