Clarence Seedorf merasa belum pantas disejajarkan dengan Carlo Ancelotti (Foto: Ist)

Enam pertandingan tak terkalahkan dan lima kemenangan beruntun, telah diraih AC Milan dalam pertandingan terakhirnya di Serie A. Hasil ini lantas membuat media membandingkan Allenatore tim, Clarence Seedorf dengan pelatih yang pernah sukses dahulu di Milan, Carlo Ancelotti.

Namun, perbandingan ini justru membuat Seedorf tak nyaman. Ia merasa dirinya belum pantas disejajarkan dengan Don Carlo -panggilan Ancelotti- yang sudah mengukir sejarah panjang bersama il Diavolo.

“Perbandingan saya dengan Ancelotti sedikit memalukan untuk saya. Karena saya baru saja memulai karier sebagai pelatih Milan dan dia sudah lama menukangi Milan serta memenangkan segalanya,” ujar Seedorf, seperi dikabarkan Goal, Jumat (25/4/2014).

Bahkan pelatih berumur 38 tahun tersebut menolak menjadi aktor utama dibalik kebangkitan Ricardo Montolivo dkk di enam pertandingan terakhir tim di Serie A. Seedorf merendah dengan memuji anak-anak asuhnya yang justru menunjukkan semangat untuk keluar dari masa-masa sulit.

“Kredit ditunjukkan untuk para pemain di lima pertandingan terakhir yang telah menunjukkan keinginan untuk bangkit dari masa-masa sulit. Kami ingin berkembang lebih baik sebelum akhir musim, saya pikir kami harus melanjutkan apa yang telah kami lakukan di lima pertandingan terakhir,” lanjut Seedorf.