Pekan ke-35, AS Roma bisa menjaga asa untuk bisa meraih titel scudetto musim ini usai mengalahkan AC Milan di markas mereka, Olimpico, Sabtu dini hari. Roma menang dengan skor 2-0 lewat gol Miralem Pjanic dan Gervinho.

Dengan tambahan tripoin ini, kini Bioancoleste mengumpulkan 85 poin dan memangkas jarak dengan pemimpin klasemen saat ini, Juventus dengan margin hanya lima poin. Poin ini sekaligus menjadi rekor baru bagi klub berlogo serigala tersebut.

“15-20 menit pertama, kami terlalu membuat banyak kesalahan dan memindahkan bola sangat lambat, tapi kami mampu meningkat setelah babak pertama,” kata Garcia, seperti diberitakan Sky Sport Italia.

“(Miralem) Pjanic membuat gol indah, kami memulai babak kedua dalam bentuk yang lebih baik, tapi sejujurnya saya tidak terlalu menyukai gaya yang para pemain tunjukkan di babak kedua,” terus pelatih asal Prancis ini.

Berbicara Pjanic, lantas Rudi pun disodorkan pertanyaan mengenai masa depan Pjanic di AS Roma karena kontraknya yang akan kedaluwarsa pada akhir musim depan. Terlebih, sudah banyak klub yang mengantre untuk bisa mendapatkan servis pemain asal Bosnia itu.
Sayang, saat ditanyakan hal ini, Garcia seolah enggan membeberkan banyak hal. Ia lebih semringah ketika ditanya kans timnya menggapai mahkota juara liga.

“Setelah kemenangan besar ini, saya lebih memilih hanya untuk berbicara tentang sepakbola indah. Saya senang karena kami mengalahkan Fiorentina dan AC Milan, dua tim yang berkualitas. Di atas segalanya, kita bisa terus bermimpi,” jelasnya.

“Kita akan lihat apa yang Juventus lakukan dan itu akan menjadi sulit bagi mereka melawan Sassuolo sebagai langkah yang harus mereka jalani antara Serie A dan semifinal Europa League. Saya tahu itu selalu sulit untuk bermain sebelum atau setelah pertandingan Eropa,” tutup Garcia.


SUMBER