Juventus lagi-lagi berhasil mempertahankan scudetto untuk kali ketiga secara beruntun. Uniknya kepastian merengkuh tripletta atau hattrick scudetto mereka justru didapat sebelum pertandingan melawan Atalanta, yang baru akan dihelat pada Selasa dini hari WIB.

Kepastian juara Juve tak lepas dari takluknya AS Roma di tangan Catania dengan skor 1-4. Padahal I Giallorossi sempat membuat perebutan scudetto memanas di akhir-akhir kompetisi. Meski pada akhirnya scudetto jatuh ke tangan si Nyonya Tua.

Probabilitas kesuksesan Juve, sebenarnya telah dirasakan sebelum kompetisi musim 2013-2014 digelar. Sebagian tifosi merasa pasrah, ketika melemahnya para pesaing untuk mengganjal perjalanan Juve meraih hattrick scudetto.

Namun pada kenyataannya, Serie A sempat dikejutkan dengan tangan dingin Rudi Garcia dalam meramu si Serigala Ibu Kota. Revolusi Garcia ditandai dengan 10 pertandingan pertama, di mana Roma berhasil meraih poin sempurna, dan baru mengalami kekalahan ketiga mereka ketika Serie A memasuki giornata ke-36 melawan Catania, akhir pekan lalu.

Namun perlahan tapi pasti, Juve menunjukkan tajinya. Mereka tak gentar dengan progres yang dilakukan Roma. Alhasil lepas Roma kehabisan bahan bakar, Juve melenggang dengan sendiri berada sebagai capolista. Catatan terbaik, sejauh ini mereka selalu menang ketika bertanding di Juventus Stadium.

Lebih sensasionalnya lagi, Juve sudah mengantongi 30 kemenangan dari 35 pertandingan yang telah dilakoni pasukan Antonio Conte. Kini Juve pun di ambang meraih 100 poin untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub. Meski di Liga Champions dan Europa League kandas, namun di Serie A pasukan Turin ini memiliki konsistensi yang sensasional.

Kesuksesan Juve meraih hattrick scudetto, mengingatkan kita pada empat klub lain yang pernah merasakannya. Selain Juve sendiri yang menjadi tim pertama yang mencatatkan meraih scudetto selama tiga kali beruntun, pada periode 1930 hingga 1935, ada juga rival sekotanya Torino yang pernah mencatat tripletta kalau dalam bahasa Italia, di mana sempat dilakukan pada musim 1946 hingga 1949.

Superioritas Serie A tak hanya dipoles oleh tim asal Kota Turin. Sebaliknya ada duo Milan, Inter Milan dan AC Milan yang pernah menguasai Serie A dalam tiga musim beruntun. Nerazzurri sempat merajai Serie A 2005 hingga 2010.

Lalu apakah Juve ingin terus menyamai rekor yang pernah mereka lakukan pada periode 1930-an, di mana lima musim beruntun pernah menjadi jawara Negeri Pizza ini? Kita lihat saja tahun depan, Forza Juve.