Javier Zanetti, menjadi aktor utama di pertandingan pekan 37 Serie A saat Inter Milan melawan Lazio. Laga ini sekaligus laga terakhirnya bertanding di Giuseppe Meazza, karena pemain asal Argentina ini memutuskan pensiun, akhir musim nanti.


Pemain Inter merayakan perpisahan sang legenda dengan mengangkatnya / ist

Tuntas sudah tugas Pupi –sapaan Zanetti menjadi palang pintu La Beneamata selama 19 tahun, dengan sumbangan lima gelar Scudetto, empat Coppa Italia, dan satu trofi Liga Champions.

Usai laga, pemilik nama lengkap Javier Aldemar Zanetti ini pun menyampaikan salam perpisahannya kepada para fans Inter yang hadir di Giuseppe Meazza.

“Terima kasih. Kalian tak akan tahu bagaimana emosional saya saat ini. Untuk mengatakan Anda semua fantastis, itu tidak cukup. Saya ingin berterima kasih kepada semua yang telah mendukung saya setiap saat,” kata Zanetti.

“Satu-satunya keinginan adalah untuk membela dan menghormati jersey Inter di negara mana pun di seluruh dunia. Saya belajar untuk menyukainya, terima kasih kepada Anda. Saya meminta Anda untuk mencintai klub ini, sama seperti saya akan mencintai Inter selamanya,” terusnya.

Tak hanya menyampaikan terima kasih kepada fans dan rekan satu tim, keluarganya yang juga turut hadir di Meazza, tak luput dari perhatian pemain berjuluk Si Traktor ini.

“Saya ingin berterima kasih kepada istri saya Paula, dan keluarga yang luar biasa. Ayah saya, yang berada di depan televisi di Argentina sekarang dan tidak bisa datang ke sini,” tutur Javier.

“Saya berterima kasih kepada ibu saya di Surga, yang tentu bahagia karena saya bisa seperti sekarang. Saya berterima kasih kepada keluarga Moratti, yang selama bertahun-tahun telah menunjukkan kasih sayang dan kepercayaan yang luar biasa pada saya. Saya juga berterima kasih kepada Presiden Thohir, yang memungkinkan saya untuk terus dalam keluarga Inter, ini indah, yang selalu mimpi saya. Terima kasih kepada rekan satu tim saya yang fantastis,” ia menambahkan.