Bek Barcelona, Dani Alves, menilai suasana timnya saat ini tidak kondusif. Menurut Alves, ia akan pindah jika keadaan tersebut tidak berubah.

"Butuh pengorbanan besar untuk menjadi bagian Barcelona dan siapa pun yang tersakiti, aku adalah bagian dari klub ini. Aku membutuhkan energi. Itu yang menggerakkanku. Aku orang yang gembira. Aku selalu begitu. Namun, ketika hasil tak sesuai harapan orang, pasti ada yang salah dan aku merasa bersalah," ujar Alves.

"Jika Anda mulai merasakan energi yang negatif, segalanya tidak mengalir. Jika energi ini tak berubah, tentu aku akan pindah karena ini membuat Anda kehilangan banyak hal. Bagiku, supaya aku bertahan di sini pada musim panas ini, energi itu harus berubah," tambahnya.

Barcelona mengalami banyak masalah musim ini, mulai dari skandal transfer Neymar yang berujung mundurnya Sandro Rosell dari jabatan presiden, kasus pajak dan cedera Lionel Messi, dugaan pelanggaran transfer pemain di bawah umur yang berujung larangan transfer (yang ditangguhkan), hingga insiden pelemparan pisang terhadap Alves oleh seorang suporter Villarreal.

Barcelona juga kesulitan mewujudkan ekspektasi suporter di lapangan. Mereka kalah di final Copa del Rey dari Real Madrid dan tersingkir di tangan Atletico Madrid pada babak perempat final Liga Champions.

Di Primera Division, Barcelona membutuhkan lebih dari sekadar performa bagus untuk menjadi juara. Dengan dua laga tersisa, mereka duduk di peringkat kedua dengan nilai 85, atau kalah tiga angka dari Atletico Madrid. Atletico akan menjadi lawan Barcelona pada pekan ke-28.

Mengenai Alves, ia telah membela Barcelona sejak Juli 2008 dan masih terikat kontrak hingga Juni 2015. Menurut pemberitaan di Spanyol, Paris Saint-Germain berencana merekrutnya pada bursa transfer musim panas ini.