Allenatore Fiorentina, Vincenzo Montella merupakan pelatih muda nan potensial dan memiliki banyak ide mengenai skema permainan timnya. Diincar banyak klub karena talenta melatihnya yang jenius, Montella tak gegabah membuat keputusan dan masih ingin terus berkarier bersama La Viola.

Pria berjuluk ‘little airplane’ atau ‘pesawat kecil’ yang merujuk dengan gaya selebrasinya yang menirukan pesawat terbang saat masih bermain ini, memang belum meraih satu pun trofi bersama Manuel Pasqual dan kawan-kawan. Namun, Fiorentina telah disulapnya kembali menjadi tim atraktif yang berjuang untuk trofi dan zona Eropa, pasca sepeninggalan Cesare Prandelli yang melatih Timnas Italia.

“Masa depan saya terlalu banyak dibicarakan, kami butuh untuk terus meningkatkan segalanya. Akankah saya melatih Fiorentina musim depan? Hingga seseorang berkata sebaliknya, ya. Saya juga masih ingin berkembang, saya masih sangat muda. Pengalaman lebih penting dari sekedar wawasan. Saya telah berbuat kesalahan dan saya akan membuatnya lagi. Namun hal terpenting adalah terus belajar darinya,” ujar Montella, disadur Football Italia, Rabu (13/5/2014).

Kemudian, eks pelatih Roma ini membicarakan tentang dua bombernya yang ‘kurang beruntung’ musim ini akibat cedera, yakni Giuseppe Rossi dan Mario Gomez. Sempat diproyeksikan menjadi duet maut , keduanya pun terpaksa harus masuk ruang perawatan akibat cedera.

“Musim ini berjalan sulit tanpa Rossi dan Gomez, kami memimpikan mereka bermain bersama sejak musim panas lalu! Di atas kertas, bersama mereka di lapangan, kami mendapatkan banyak poin, namun dalam hal posisi liga, saya tak tahu perbedaan yang dapat mereka buat,” imbuh Montella.