Juventus mampu memecahkan rekor 100 poin Serie A, dan menutup musim dengan 102 poin. Pencapaian ini mendapatkan banyak pujian dari berbagai pihak, termasuk salah satunya dari sang rival yang sebelumnya mengkritik Nyonya Tua, Roma.

Allenatore I Giallorossi, Rudi Garcia pun mengibaratkan Juventus dengan satu kata, yakni unik. Ya, kali ini eks pelatih OSC Lille itu tak mengkritik Gianluigi Buffon dkk melainkan memberikan pujian karena meraih poin yang tak mungkin terjadi lagi di masa yang akan datang.

“Kami tak akan melihat pemuncak klasemen seperti Juventus lagi untuk waktu yang sangat lama, mendapatkan 100 poin itu unik. Musim depan hal baru, kami hanya harus fokus dan klub juga ingin membuat skuad yang kompetitif,” ujar Garcia kepada Sky Sport Italia, Senin (19/5/2014).

“Serie A sangat kompetitif, jadi kami harus memastikan, dapat bertarung di Serie A dan juga Liga Champions,” imbuhnya.

Garcia pun membandingkan ketatnya kompetisi Serie A dengan kompetisi di Jerman (Bundesliga) dan Spanyol (La Liga). Dimana jumlah kompetitor untuk meraih trofi lokal, dapat dihitung dengan jari.

“Di Jerman dan Spanyol, hanya ada beberapa tim yang benar-benar dapat bertarung untuk titel atau bahkan Liga Champions. Namun di Italia, ada Juventus, Roma, Napoli, Milan, Inter dan Fiorentina, plus elemen kejutan yang sering terjadi,” tambah Garcia.