Takkan ada peralihan “tangan” dalam membesut Inter Milan musim depan. Walter Mazzarri masih akan memimpin geladak kepelatihan La Beneamata, setelah namanya sempat diisukan bakal didepak.

Sebelumnya, Mazzarri memang menolak bicara banyak terkait masa depannya pada momen-momen akhir musim ini. Tapi Inter yang menutup musim dengan selembar tiket Europa League, membuat Mazzarri merasa lebih leluasa untuk bicara lebih.

“Seperti yang saya katakan sepanjang musim ini bahwa saya tak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tertentu. Saya memilih menunggu sampai akhir musim karena saya ingin konsentrasi meraih target lolos ke Eropa,” beber Mazzarri.

“Saya baru bisa mengerti situasi saya setelah beberapa hari ini bertemu beberapa orang di Milan. Kami meraih banyak hal positif, saya berterima kasih pada staf saya yang membantu menggali kualitas terbaik dari tim,” lanjutnya, seperti dikutip Football-Italia, Kamis (22/5/2014).

Dari capaian target “minimalis” inilah, Mazzarri masih dipercaya menukangi Inter musim depan. Tepat usai kemenangan atas Lazio, Mazzarri diberi jaminan oleh Presiden Erick Thohir serta “restu” dari Presiden Kehormatan, Massimo Moratti.

“Apakah saya akan (tetap) melatih Inter tahun depan? Tentu saja, saya masih punya kontrak. Saya senang mendapat telefon dari Thohir yang datang usai kemenangan atas Lazio, senang atas target yang mampu dicapai,” sambung allenatore berusia 52 tahun itu.

“Saya juga melihat Moratti selama perayaan di lapangan untuk (perpisahan Javier) Zanetti dan hal ini juga membuat saya bahagia setelah bekerja dengan baik sepanjang musim ini,” tutur Mazzarri lagi.

Setelah agunan masa depannya dipastikan, selanjutnya tentu Mazzarri masih punya pekerjaan lain di lantai bursa transfer musim panas guna memperkuat komposisi timnya. Meski sudah mendapatkan jasa Nemanja Vidic, lini bertahan masih jadi fokus Mazzarri untuk dipertebal.

“Selanjutnya untuk Inter? Anda akan melihatnya di hari pertama latihan pra musim, akan ada rekrutan baru, saya akan bekerja selama pekan pertama ini untuk memperkuat empat barisan pertahanan,” tambahnya.

“Yang pasti saya tertarik pada pertahanan logis, tapi saya juga suka dengan gelandang bertahan yang bisa jadi bek dengan peran yang penting. Karena pemain macam ini bisa digunakan pada formasi 3-5-2. Sebenarnya saya menginginkan Luiz Gustavo (Bayern Munich), tapi dia tak terjangkau,” tutup Mazzarri.