Supremasi Juventus tak terbantahkan lagi di Serie A saat meraih tiga gelar scudetto beruntun atau hattrick yang menggenapkan koleksi trofi menjadi 30. Namun gemerlap prestasi mereka di kancah lokal, tak senada dengan prestasi tim di kancah Eropa atau Liga Champions.

Tak pelak, rasa penasaran untuk meraih trofi ‘si kuping besar’ yang merupakan simbol klub terbaik Eropa pun dicanangkan allenatore klub, Antonio Conte musim depan.

“Jelas saja, kami berharap memenangkan Liga Champions. Kami telah bekerja keras untuk mencapai tujuan kami. Kami bermimpi, namun yang terpenting adalah tak lupa realita. Kami semua harus paham bahwa memenangkannya tak mudah – terutama di level tertinggi,” kata Conte kepada Rai Sport, Kamis (29/5/2014).

Tak hanya menyiratkan keinginan Nyonya Tua menjuarai Liga Champions, Conte juga membicarakan persaingannya dengan allenatore AS Roma (Rudi Garcia) dan Napoli (Rafael Benitez).

“Untuk saya, saya pergi bertarung tanpa melihat siapapun. Secara personal, penting untuk Anda disukai atau tidak saat melawan seseorang. Namun saya harus dapat memisahkan antara urusan personal dan profesional,” sambung Conte.