Mauricio Isla memang tidak menjadi pilihan utama di Juventus. Namun, Isla mengaku bahagia dan ingin bertahan dengan Bianconeri musim depan.

Isla datang ke New Juventus Stadium sejak Juni 2012. Namun, bek sayap asal Cile masih kesulitan untuk menembus tim utama. Lantaran, Isla kalah bersaing dengan Stephan Lichtsteiner.

Pada musim lalu, bek yang direkrut dari ****ese tersebut hanya turun sebanyak 21 kali yang kebanyakan menjadi cadangan Lichtsteiner. Meski jarang mendapatkan tempat bermain, Isla mengaku bahagia di Juve.

“Saya sedang bekerja keras untuk Cile dan Juve. Saya tahu fans Bianconeri sangat menyukai saya, semua tergantung kepada pelatih,” kata Isla.

“Saya sangat senang dapat melanjutkan pertualangan di Juventus,” lanjut bek sayap 26 tahun itu, diberitakan Tribalfootball.