Ada kesamaan menurut pandangan legenda Juventus, Alessandro Del Piero saat melihat tim nasional Italia saat ini dengan Azzurri pada Piala Dunia 2006. Kemiripan itu dilihat dari keadaan yang dialami skuad Cesare Prandelli saat ini.

Azzurri memang memenangkan pertandingan pertama mereka saat melawan Inggris di partai perdana, namun kalah 0-1 dari Kosta Rika. Untuk itu Gialnuigi Buffon cs membutuhkan hasil imbang di laga terakhir melawan Uruguay.


Skuad Italia, pasca tersungkur dari Kosta Rika (foto: Reuters)

“Pada tahun 2006 kami juga berada di situasi yang sama,” ucap Del Piero kepada Radio Deejay, Minggu (22/6/2014).

Dalam hal ini, Del Piero cs saat itu bermain imbang 1-1 dengan Amerika Serikat dan harus mengalahkan Rep. Ceska demi bisa melewati babak penyisihan grup. Namun akhirnya, mereka memenangkan pertarungan itu 2-1 dan melanjutkan perjalanan untuk mengangkat trofi Piala Dunia di Berlin.

"Sepertinya saya sering melihat Italia hampir selalu mendapat pertandingan kedua dengan hasil yang salah. Selain itu, ini bukan aturan tertulis yang memenangkan dua pertandingan pertama, secara otomatis keadaan ini memungkinkan Anda untuk memenuhi syarat lolos,”lanjutnya.

Pada saat itu, pelatih Marcello Lippi memberikan suntikan motivasi melalui ucapannya yang berhasil membakar kepercayaan diri para pemainnnya.

“Apakah Lippi memberitahu kami sesuatu pada saat itu? Ya, dia memberi kami nasihat hebat: jangan terlalu antusias setelah kemenangan pertama, dan jangan terlalu pesimis setelah pertandingan kedua,” ucap Del Piero meniru perkataan Lippi.

Kini dengan keadaan yang nyaris sama, pemain berjuluk Il Pinturcchio itu yakin bahwa Prandelli bisa mengatasi semuah masalah, ketika melawan Kosta Rika lalu.

"Saya pikir Cesare Prandelli bisa menyelesaikan semua masalah yang tim tunjukkan kemarin. Mereka membutuhkan lebih banyak konsentrasi, tetapi Italia bisa melakukannya. Itu adalah kekalahan global, karena semua orang sedikit terkonsentrasi dan juga mengalami kepanasan,”lanjutnya.

"Insiden harus terselesaikan dan mereka lebih baik daripada kami, karena kami memiliki kesempatan untuk mencetak gol dengan Mario Balotelli,” tegasnya.