Beberapa hari usai Mario Balotelli melontarkan komentar pembelaan atas kritik tajam yang di arahkan kepadanya. Muncul motivator ulung Italia, Alberto Ferrarini yang coba mengungkapkan kelebihan dimiliki Balotelli dengan cara yang berbeda.


Mario Balotelli (Foto: Reuters)

Balotelli memang menjadi sasaran empuk para kritikus usai Italia tersingkir dari Piala Dunia Brasil 2014 di fase grup. Ketidakmampuannya bermain secara total dalam dua pertandingan terakhir kontra Kosta Rika dan Uruguay sorotan banyak pihak.

Bahkan pada pertandingan terakhir, Cesare Prandelli harus menariknya keluar karena bermain buruk dan tak dapat menahan emosi. Walaupun sempat memberikan pernyataan komentar melalui akun Instagram pribadinya @MB459 yang bertuliskan.

“Saya telah mengerahkan seluruh kemampuan, atau mungkin seperti yang kalian katakan, saya bukanlah orang asli Italia,” tulis Balotelli.

Nampaknya hal tersebut belum cukup. Bahkan pria yang memberikan terapi motivasi kepada Leonardo Bonucci dan Alberto Gilardino mengatakan warna kulit yang Super Mario miliki telah menolong perjalanan kariernya sebagai seorang pesepakbola dunia.

Ferrarini menumpahkan unek-uneknya melalui akun pribadi Facebook miliknya. Begini isi tulisan sang motivator yang dikutip dari Football-Italia.

“Untuk Mario Balotelli, saya rasa warna dari kulit Anda secara signifikan telah menolong karier sepakbola Anda hingga saat ini. Jika Anda seperti saya, seorang kulit putih, hari ini mungkin Anda tidak akan bermain untuk Tim Nasional. Sebagai seorang pemain kulit putih Anda dituntut untuk menjadi seorang pemain yang berprilaku baik di luar dan di dalam lapangan.

Sebagai Tambahan, Setiap kali saya melihat Anda bermain, saya menyaksikan Anda dengan mata saya sendiri dan sebagai seorang kulit putih: “Anda sangat istimewa!”. Pada akhirnya saya akan mengatakan ini kepada Anda, jika Anda menyukai Afrika maka akan terlihat hebat bila Anda bermain ‘dengan para saudara Anda’. Tetapi, mereka tidak naif seperti publik Italia dan Anda akan menjadi salah satu dari mereka. Pikirkan hal ini!.”