Ricardo Izecson Kaká, secara resmi telah meninggalkan jersey Merah-Hitam milik Milan untuk kedua kalinya dan bergabung dengan klub MLS, Orlando City. Ia pun mengungkapkan alasan dibalik keputusannya mengakhiri kontrak secara prematur.


Ricardo Izecson Kaka' (Foto: Reuters)

Banyak orang mengira bahwa Kaká meninggalkan Milan karena Rossoneri tidak akan berlaga di kompetisi Eropa musim depan. Akan tetapi bukan itu yang menjadi penyebab pria berusia 32 tahun ini meninggalkan klub yang telah membesarkan namanya.

Dalam klausul kontrak, sang trequartista ini memang memperbolehkan sang pemain untuk mengakhiri kerjasama dengan pihak klub, bila klub yang bersangkutan absen di kompetisi Eropa musim depan.

“Keputusan saya meninggalkan Milan bukan karena mereka tidak akan bermain di Liga Champion musim depan. Ini adalah sebuah proyek yang berbeda. Kembali ke Milan merupakan sebuah mimpi bagi saya, dimana saya dapat menciptakan rekor 300 laga dan 100 gol untuk Milan,” ungkap Kaká, dilaporkan akun @Milanello, Selasa (1/7/2014).

“Saya tidak akan memakai nomor 22 lagi, saya ingin nomor tersebut memiliki suatu makna tersendiri bagi Milanisti. Saya telah memilih nomor 8 di Sao Paulo dan nomor 10 untuk Orlando City Soccer,” sambungnya.

Lebih jauh lagi, Kaká mengungkapkan dirinya akan selalu merindukan suasana di klub yang bermarkas di Milanello tersebut.

“Saya akan merindukan kala Curva Sud menyanyikan nama saya, saya seorang Milanisti, dan akan selamanya menjadi Milanisti,” paparnya.

Sebelum mencicipi atmosfer kompetisi MLS pada bulan Maret tahun depan, Kaká terlebih dahulu akan bermain untuk klub di mana ia memulai karier sebagai pesepakbola profesional, Sao Paulo.