Lazimnya para pemain yang sudah lama berkarier di suatu tempat dan memutuskan untuk pindah, Nemanja Vidic pun punya alibi yang sama saat bergabung ke Inter Milan, yakni kebutuhan akan motivasi dan tantangan baru di panggung yang berbeda.


Nemanja Vidic (Foto: ist)

Total, sudah 15 gelar yang dikoleksi Vidic selama sembilan tahun berseragam Manchester United. Di usianya yang sudah melewati “kepala tiga” (32 tahun), bek veteran Serbia itu merasa sudah waktunya angkat kaki dari Old Trafford ke klub lain.

Inter Milan jadi pilihannya untuk pindah pada bursa transfer musim panas ini. Di klub sekota AC Milan ini pula, Vidic masih berharap bisa berkembang sebagai pemain, sekaligus merasakan suasana berbeda di Italia yang terbilang, lebih dekat jaraknya dari negara asalnya.

“Setelah sembilan tahun saya butuh motivasi dan tantangan baru dalam karier saya. Di sini, saya bisa mengembangkan motivasi dan aspek lain dalam hal personal. Italia juga tempat yang menyenangkan dan negara hebat yang dekat dengan rumah saya (Serbia),” tutur Vidic dalam pers konferensi pertamanya di Inter.

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada masa depan saya, sekarang saya di sini untuk melanjutkan karier tiga tahun ke depan. Saya ingin berlatih dengan baik dan menyiapkan diri sebaik mungkin untuk musim depan,” imbuhnya, sebagaimana disadur Football-Italia, Sabtu (5/7/2014).

Untuk nomor punggung yang akan dikenakannya, Vidic memang belum mendapat nomor resmi. Meski berharap bisa menyandang nomor 15 pada jersey biru-hitam Inter, Vidic takkan mengeluh andai diberikan nomor lain.

“Saya berharap mengenakan nomor 15, tapi saya tidak tahu. Saya akan baik-baik saja dengan nomor berapapun. Yang terpenting adalah tim dan sistem pertahanan yang tak hanya mengandalkan satu pemain. Untuk mencapai target, harus menjadi tujuan bersama segenap tim,” tutup Vidic.