Nemanja Vidic akhirnya tiba di klub barunya, Inter Milan. Rona bahagia terpampang di wajahnya dan mengaku jadi kehormatan sendiri bisa bergabung ke klub yang dianggapnya merupakan salah satu klub terbesar di dunia.

“Keinginan saya bergabung ke Inter karena klub ini salah satu yang terbesar di dunia. Saya bahagia ada di sini. Saya selalu senang dengan gagasan menjadi bagian dari klub dengan visi yang punya masa depan bagus. Suatu kehormatan buat saya ada di sini,” papar Vidic.

Bek berusia 32 tahun berpaspor Serbia ini didatangkan La Beneamata secara cuma-cuma dari Manchester United. Sebelum berangkat ke Giuseppe Meazza, Vidic sempat lebih dulu banyak bertanya pada kompatriotnya yang pernah berkarier di Inter, Dejan Stankovic tentang Inter.

“Saya sempat bicara pada Stankovic tentang kedatangan saya ke sini. Saya senang bisa melanjutkan tradisi pemain Serbia yang bergabung ke Inter. Sepakbola Inggris sedikit berbeda, tapi Seria A adalah liga yang besar, saya sudah tak sabar bermain di sini,” lanjutnya, seperti dilansir FourFourTwo, Sabtu (5/7/2014).

“Saya hampir pindah ke Italia 12 tahun lalu. Saya pikir sepakbola Italia cocok dengan permainan saya. Saya sudah meraih segalanya di Man United, sekarang saya di sini karena saya ingin membuktikan diri lagi,” sambung Vidic lagi.

Sementara ini, Vidic sendiri belum bersua langsung dengan Presiden (baru) Erick Thohir. Pun demikian, bek sentral berpostur 198cm itu sudah mengaku terkesan dengan visi dan rencana masa depan Inter yang diusung suksesor Massimo Moratti itu.

“Saya belum bicara dengan Presiden Thohir secara langsung, tapi saya sudah bertemu (Direktur Umum) Marco Fassone dan (Direktur Teknik) Piero Ausilio. Thohir sosok yang antusias dan dia punya rencana bagus. Dia ingin membawa klub kembali ke posisi yang ingin kami capai,” tambahnya.

“Target Inter? Terus berkembang, di lapangan, sebagai seorang pemain dan sebagai sebuah klub. Kita lihat saja bagaimana hasilnya. Kami memang takkan tampil di Liga Champions (musim depan), tapi kami punya Europa League dan tiga kompetisi untuk dijalani,” tutup Vidic.

sumber