TURIN – Massimiliano Allegri mungkin benar-benar baru bisa sadar akan situasinya sebagai allenatore anyar Juventus pada sesi konferensi pers resmi. Pasalnya bekas arsitek AC Milan itu mengaku sempat syok dengan kontak manajemen Juve via telefon, untuk menunjuknya menjadi suksesor Antonio Conte.

Ya, sebelumnya Allegri sama sekali tak menyangka akan memperkaya kariernya memimpin geladak kepelatihan Bianconeri. Telefon dari manajemen Juve soal kesediannya bagai petir di siang bolong.

“Buat saya (penunjukan) ini merupakan kehormatan, seperti petir di siang bolong ketika kemarin saya ditelefon dan ditanya apakah saya bersedia melatih Juventus,” aku Allegri, seperti dilansir Football-Italia, Kamis (17/7/2014).

“Saya sangat bahagia dan saya tahu betapa pentingnya melatih Juventus. Mulai besok saya akan mulai bekerja bersama dengan klub dan para pemain, termasuk yang terlibat dalam Piala Dunia lalu, untuk menghadapi musim yang penting,” sambungnya.

Allegri juga sadar bahwa pekerjaannya takkan mudah, mungkin lebih berat dari tugasnya saat membesut Rossoneri. Selain punya tradisi yang sama besarnya, Allegri tentunya dibebani ekspektasi besar, menyusul capaian hattrick Scudetto Juve tiga musim terakhir.

“Kami harus punya organisasi yang bagus, meneruskan sesuatu yang sudah diperlihatkan para pemain dan pelatih dalam tiga tahun belakangan. Juventus sebuah klub dengan sejarah dan tradisi besar, serta sudah punya konstruksi untuk masa sekarang dan masa depan,” lanjut Allegri.

“Saat ini saya harus memikirkan tentang hari ini dan masa depan, saya diwarisi tim pemenang selama tiga tahun beruntun. Saya ada di sini untuk jadi bagian dari klub dan untuk berkontribusi melanjutkan kemenangan,” tutupnya.

Sumber