MILAN – Pemain anyar AC Milan, Jeremy Menez menegaskan dirinya bukan lagi pemain bengal seperti yang ia tunjukan kala berseragam peserta Serie A lainnya, AS Roma. Winger internasional Prancis ini juga mengayatakan tidak ingin mengecewakan kepercayaan allenatore Milan, Filippo Inzaghi.

Seperti diketahui, semasa membela tim ibu kota Italia periode 2008 hingga 2011, Menez memiliki beberapa catatan negatif di luar lapangan. Bahkan ia sempat dijuluki sebagai troublemaker.

Menez datang ke San Siro tanpa biaya sepeser pun setelah kontraknya dengan Paris Saint-Germain (PSG) berakhir musim panas ini. Sekarang pria 27 tahun ini mengaku sudah tobat dan membantah bahwa penilaian kepadanya selama ini telah salah.

“Saya seorang pembuat masalah? Kalian yang membuatnya seperti itu dan itu semua salah. Orang-orang telah salah menilai dan saya ingin membuktikan bahwa saya tidak suka membuat masalah di luar lapangan. Saya sudah dewasa,” ujar Menez, seperti dikutip Goal, Jumat (8/8/2014).

“Saat di Roma saya masih muda, saya berbuat salah dua atau tiga kali dan saya menyadarinya. Sejauh ini saya di cap buruk sebagai seorang pemain. Namun saya mencetak hampir 20 gol dan 30 assist di PSG,”tambahnya.

Menez juga mengungkapkan bagaimana sosok Inzaghi menjadi faktor utama dibalik keputusannya bergabung dengan Rossoneri. Ia juga bertekad untuk membawa Milan kembali ke masa jaya.

“Dia (Inzaghi) adalah alasan mengapa saya datang ke sini. Saya sangat menghormatinya dan tidak ingin gagal karena dia telah mengandalkan saya. Saya akan tampil habis-habisan untuknya. Inzaghi adalah pelatih berkharisma dan sangat bersemangat,” lanjut pria kelahiran 7 Mei 1987 ini.

“Sebelumnya, Inzaghi terlebih dahulu berbicara kepada Carlo Ancelotti, Zlatan Ibrahimovic, dan Thiago Silva menanyakan beberapa hal mengenai saya. Saya berterima kasih kepada mereka,” tuntasnya.

Sumber