Gelandang Juventus, Claudio Marchisio percaya bahwa kepergian Antonio Conte merupakan yang terbaik, untuk Conte, klub, dan semua pendukung Juve. Pelatih berusia 45 tahun itu itu resmi meninggalkan jabatan pelatih Bianconeri, usai menukangi Juve selama tiga musim.


Antonio Conte. (foto: Reuters)

Conte yang kini merupakan pelatih Timnas Italia itu mengundurkan diri pada jendela transfer musim panas ini. Berembus kabar bahwa keputusan Conte tersebut ditenggarai karena kebijakan transfer pihak klub.

“Saya menghormati keputusan Conte. Dia menjelaskan kepada saya alasannya pergi, tetapi itu (rahasia) antara kami berdua. Saya dapat meyakinkan Anda bahwa dia bukan tipikal pelatih yang akan melanjutkan kariernya apabila dia tidak dapat berkomitmen 100 persen,” tegas Marchisio, seperti dilansir Tuttosport, Selasa (26/8/2014).

“Dia terus mencoba untuk bertahan karena dia seorang Juventino –fans Juventus, tetapi ia kemudian menyadari bahwa kepentingan terbaik untuk semua orang adalah berpisah,” sambungnya pemain internasional Italia itu.

Marchisio kemudian membahas mengenai pelatih anyar, Massimiliano Allegri yang menggantikan posisi Conte. Berbeda dari sebagian kalangan yang memandang sebelah mata, gelandang berusia 28 tahun itu justru menilai bahwa Juve berada di tangan yang tepat.

“Setiap pelatih memiliki karakter dan metode masing-masing, tetapi segala sesuatunya berjalan baik dengan Allegri. Kami berada dalam bentuk yang baik dan siap menghadapi musim baru,” sambungnya.

“Sebuah musim hebat menanti. Kami ingin mempertahankan Scudetto dan melakukan pekerjaan luar biasa di Eropa,” tuntas pemain yang pernah dipinjamkan ke Empoli itu.