Legenda Juventus, Gianluca Vialli, percaya persepakbolaan Italia tengah berada dalam situasi sulit. Fokus yang luar biasa besar sangat dibutuhkan guna membawa Italia kembali dihormati di level Eropa.

Napoli baru saja menelan kekalahan agregat 4-2 atas Athletic Bilbao dini hari WIB tadi, yang membuat pasukan Rafael Benitez itu gagal melaju ke putaran final Liga Champions. Kegagalan klub berjuluk I Partenopei itu otomatis membuat Italia hanya menurunkan dua wakilnya, Juventus dan AS Roma, untuk berlaga dalam turnamen antarklub terbesar Eropa musim 2014-2015.


Rafael Benitez gagal bawa Napoli ke Liga Champions 2014-2015 (Foto: REUTERS)

“Persepakbolaan Italia sedang dalam situasi yang sulit. Kami harus fokus untuk menemukan solusi yang tepat. Itu akan membutuhkan waktu dan banyak keberanian, tetapi jika terus menerus seperti ini maka akan semakin buruk,” kata Vialli, seperti dilansir Forza Italian Football, Kamis (28/8/2014).

“Semalam, pertandingan Napoli kontra Bilbao seimbang, namun Bilbao menaikkan tempo permainan. Napoli kesulitan bereaksi atas tekanan tersebut,” lanjutnya.

Kurang kuatnya finansial dinilai sebagai salah satu turunnya level persepakbolaan Italia. Seperti diketahui, dalam beberapa tahun terakhir klub-klub Italia kompak menjual pemain bintangnya ke negara lain untuk menutup defisitnya neraca keuangan klub.

“Jelas, kami kekurangan dalam sisi finansial. Jadi, kami harus membangun dan memulainya dari bawah lagi. Sangat penting untuk memiliki rencana tersebut ditanamkan dalam pikiran masing-masing,” tandasnya.