Buat AC Milan, Jonathan Biabiany batal, Giacomo Bonaventura pun jadi. Nama terakhir ini akhirnya jadi alternatif pembelian Milan pada deadline bursa transfer, setelah kesepakatan dengan Parma soal Biabiany kandas.

Bukan lantaran Parma tak ingin melepasnya, melainkan difensore Cristian Zaccardo yang jadi ‘biang keroknya.’Zaccardo menolak dijadikan bagian dari proses negoisasi antara Milan dengan Parma soal Biabiany.

“Operasi (transfer) untuk Biabiany sebenarnya sudah sangat mengalami kemajuan, kami sudah mencapai deal dengan Parma dan Biabiany, tapi Zaccardo menolak prosesnya ke Parma,” terang CEO Adriano Galliani kepada Milan Channel, Selasa (2/9/2014).

Kendati begitu, tangan kanan Presiden Silvio Berlusconi itu tetap semringah mendapatkan alternatifnya, Bonaventura, yang diboyongnya dari Atalanta seharga tujuh juta Euro dan kontrak selama lima tahun ke depan.

“Saya sangat senang dengan pergerakan kami di pasar transfer. Anda harus punya kapasitas untuk bersabar menunggu dan mengejutkan rival-rival Anda di penghujung periode, seperti yang Anda lakukan jika sedang balapan sepeda,” sambungnya.

“Kami berpikir keras karena kami masih butuh pemain lain (usai batalnya kesepakatan Biabiany) dan kami memantau Bonaventura. Dia pemain dan pribadi yang hebat. Dia bahkan sampai menangis bahagia ketika menandatangani kontrak,” tambah Galliani.

Melepas pemain juga jadi aktivitas Milan, tak hanya Mario Balotelli yang angkat kaki dari skuad Rossoneri. Centrocampista muda Bryan Cristante juga meminta pada manajemen klub untuk dimasukan ke daftar transfer. Cristante direkrut klub Portugal, SL Benfica dengan mahar enam juta Euro.

“Cristante meminta pada kami untuk pergi karena terlalu banyak pemain yang ada di skuad. Saya berusaha meyakinkannya, tapi dia ingin pergi. Saya sempat menawarkan opsi pinjaman ke klub Italia lain, tapi dia bilang tak ingin main melawan Milan, jadi dia pergi ke luar Italia,” lanjutnya lagi.

“Dia juga tak ingin status pinjaman. Kami menginvestasikan lagi (pemasukan) dari Cristante untuk membeli Bonaventura, pemain muda yang punya kualitas besar. Sebenarnya saya sangat menyukai Biabiany, dia menunjukkan cinta yang besar pada klub kami. Tapi sayang, saya sangat minta maaf karena hal-hal seperti ini sering terjadi dalam sepakbola,” tuntas Galliani.