Presiden AS Roma, James Palotta berbicara mengenai progres pembangunan stadion baru klub berlambang Serigala itu. Rencananya stadion yang akan bernama Stadio della Roma ini tidak hanya diperuntukkan untuk sepakbola.

Menurut pengusaha asal Amerika itu, Della Roma akan selesai dibangun dan siap digunakan pada musim 2016-2017. Dan Meis seorang arsitek dari Paman Sam yang ditunjuk sebagai perancang stadion berkapasitas 60 ribu bangku penonton itu terinspirasi dengan bangunan lambang kota Roma, Colloseum.


Stadio della Roma (Foto: stadiodellaroma.com)

Untuk itu, orang nomor satu di Giallorossi percaya bahwa pembangunan stadion ini akan menjadi titik awal sejarah baru Roma. Bukan hanya untuk sepakbola, melainkan ibu kota Italia itu sendiri.

“Kami telah mempersiapkan proyek besar untuk Roma. Kami ingin segalanya diproses begitu cepat. Walaupun masih banyak yang harus kami lakukan, proyek ini adalah untuk klub dan kota Roma,” ujar Palotta, kepada Radio Roma, Kamis (4/9/2014).

“Kami tahu akan menghadapi beberapa kendala, Della Roma akan menjadi tempat untuk digelarnya banyak event, bukan hanya sepakbola. Kami sedang menghabiskan ratusan ribu dollar Amerika untuk mengembangkan infrastruktur dan itu dari biaya kami sendiri,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pengusaha berusia 56 tahun itu juga berkomentar perihal kepemilikan asing di klub Serie A. Sebuah konsep yang baru saja tumbuh di Negeri Pizza itu.

“Kehadiran pemilik asing tumbuh. Tetapi saya merasakan begitu banyak antusiasme dari orang-orang di sini, tidak hanya para tifosi. Saya tidak akan menyerah pada proyek ini dan ini hanya langkah awal,” lanjut sang presiden.

“Tujuan kami selalu sama, untuk membuat Roma menjadi klub terbaik di dunia,” pungkasya.