Aktivitas AC Milan mendatangkan pemain pada musim panas 2014-2015 berakhir seiring dengan ditutupnya jendela transfer pertama. Dalam periode Juli 2014 1 September 2014 Rossoneri telah mendatangkan beberapa pemain.

Fernando Torres, Diego Lopez, Pablo Armero, Marco van Ginkel, dan Giacomo Bonaventura telah tiba di San Siro dengan hanya mengeluarkan biaya kurang dari 10 juta euro. Kini allenatore Pippo Inzaghi memiliki kedalaman skuad yang dapat bersaing di Serie A musim ini.


Pippo Inzaghi dan pemain Milan saat selebrasi gol (Foto: Reuters)

Akan membutuhkan waktu bagi Inzaghi untuk berpikir siapa yang akan bermain sejak menit pertama. Apalagi targetnya adalah kembali membawa Rossoneri sejajar dengan tim-tim elit Eropa lainnya.

Banyak yang harus dilakukan Pippo untuk memenuhi targetnya musim ini. Namun menurut situs Bleacherreport, Kamis (4/9/2014) ada lima pemain yang akan menjadi kunci perjalanan Rossoneri musim ini. Berikut kelimanya:

1. Fernando Torres

Datang dengan status pinjaman selama dua musim dari klub Premier League, Chelsea, Torres diharapkan dapat kembali menemui ketajamannya sebagai bomber maut seperti saat ia membela Liverpool. Walau tampaknya bukan itu rencana Pippo.

Pemain berjuluk El Nino ini akan memimpin trio depan Rossoneri pada giornata kedua melawan Parma. Torres bisa menjadi kunci permainan Pippo Inzaghi untuk mencapai target posisi tiga besar di akhir musim. Sudah jelas rencana Pippo dalam memanfaatkan sumber daya yang ada pada diri El Nino, false nine adalah posisi ideal baginya.

Pergerakan tanpa bolanya dalam menarik perhatian bek lawan dapat dimanfaatkan oleh Stephan El Sharaawy dan Jeremy Menez. Kerja sama ketiganya harus segera di bangun. Apalagi bek-bek Serie A memiliki kecepatan lebih lambat dari mereka di Premier League.

2. Diego Lopez

Seorang penjaga gawang yang hebat sama dibutuhkannya dengan seorang penyerang kelas dunia. Kualitas yang diberikan Diego Lopez tentu lebih dirasakan Rossoneri ketimbang seorang Christian Abbiati. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada Abbiati, Lopez dapat melakukan umpan jauh yang lebih baik daripada seniornya itu.

Selain itu, kemampuannya di bawah mistar gawang juga telah terlihat di giornata pembuka saat Rossoneri menang 3-1 atas Lazio. Lopez menepis tendangan penalti Antonio Candreva dipenghujung laga, juga refleknya seakan menyadarkan mengapa Carlo Ancelotti lebih mempercayainya menjadi kiper utama Real Madrid sepanjang La Liga musim lalu.

Terakhir, jika memiliki kiper hebat maka empat pemain belakang akan merasa lebih aman dan dapat bermain lebih bebas saat membantu serangan, terutama dua bek sayap Rossoneri.

3. Stephan El Sharaawy

Stephane 'Faraone' El Sharaawy akan menjadi tumpuan tim dan sorotan media sepanjang musim ini. Setelah hampir absen selama satu musim penuh pada 2013-2014 akibat cedera yang tak kunjung menjauhinya itu kini ia telah pulih dan akan menjadi andalan lini depan Rossoneri.

Dua musim lalu, di mana Faraone masih berstatus sebagai youngster di Serie A telah menjelma menjadi bagian penting tim. El Sharaawy mencetak 14 gol hanya dalam setengah musim, prestasi itu langsung membuatnya berpredikat sebagai pemain paling menjanjikan di Eropa, khusunya Italia.

Musim ini Inzaghi akan bertaruh banyak kepada pemuda berusia 21 tahun itu. Pippo akan memberikan kebebasan El Sha bergerak di sisi kiri lapangan, di mana ia kerap melakukan pergerakan cutting inside dan melapaskan tembakan dengan kaki kanannya.

4. Nigel de Jong

Nigel de Jong adalah elemen terpenting di lini tengah Milan, dengan semangat juang, ketenangan, dan kualitasnya dalam memberikan umpan sekaligus menjaga penguasaan bola menjadi kualitas utamanya.

De Jong biasa beroperasi sebagai gelandang di depan dua bek tengah atau biasa disebut dengan regista. Belum lagi kemampuannya saat mematahkan serangan lawan, juga kerja keras yang ia tunjukkan selama berada di lapangan membuatnya selalu menjadi pilihan utama.

Kehadiran De Jong juga memberikan sedikit nafas bagi kapten Riccardo Montolivo untuk lebih bebas melakukan pergerakan, sekaligus memberikan umpan dan menjemput bola dari lini ketiga Milan.

5. Alex

Saat ini, Alex adalah bek pilihan utama Inzaghi di jantung pertahanan Milan dan mungkin dia adalah bek yang paling berpengalaman yang dimiliki Rossoneri saat ini.

Seperti diketahui,sebelum mengenakan jersey Merah Hitam, Alex sudah bermain untuk tim besar Eropa seperti Chelsea dan Paris Saint-Germain (PSG), juga dengan tim nasional Brasil. Kini usianya telah menginjak 32 tahun dan memiliki pengetahuan untuk memimpin barisan belakang Rossoneri.

Selain berbadan besar, Alex juga memiliki kelebihan dalam areal duel dan menjadi ancaman gawang lawan saat situasi bola mati. Ia juga memiliki kemampuan melepaskan tembakan jarak jauh setiap ia memutuskan untuk maju membantu serangan.

Belum lagi kemampuannya dalam mematahkan peluang lawan dan membaca kala tim lawan akan melepaskan serangan balik. Saat ini yang harus dilakukan Inzaghi adalah memilih pasangan sesuai dengan Alex di lini belakangan Milan, Christian Zapata dan Adil Rami menjadi kandidat kuat pendamping Alex.