Wesley Sneijder merasa ia tidak diperlakukan sepantasnya saat masih membela Inter Milan. Meski begitu, pemain Galatasaray ini tetap berharap Nerazzurri mampu merengkuh scudetto musim ini.


Wesley Sneijder (Foto: REUTERS)

Gelandang kreatif berkebangsaan Belanda ini menjadi salah satu pemain penting saat berseragam Inter periode 2009-2013. Namun, Sneijder justru diperlakukan tidak adil lantaran dipaksa memangkas gajinya.

Kemudian pemain berusia 30 tahun ini akhirnya merapat ke Galatasaray pada Januari 2013. Akan tetapi, hingga kini Sneijder berujar ia masih belum bisa melupakan perlakuan tidak adil para direktur di Giuseppe Meazza kala itu.

“Saya terus berpikir tentang waktu di Inter. Saya juga menyadari bahwa tim yang mampu meraih treble dalam semusim bisa mengalami kemunduran dalam hitungan musim,” kata Sneijder, seperti dilansir La Gazzetta Dell Sport, Kamis (4/9/2014).

“Inter tidak memperlakukan saya dengan baik, tapi itu adalah ulah dari beberapa direktur klub. Saya cinta Inter dan saya ingin mereka berlaku baik, juga kepada fans. Saya berharap mereka bisa meraih scudetto musim ini,” lanjutnya.

Mantan pemain Real Madrid ini juga angkat bicara soal persepakbolaan Italia yang kini dipercaya tengah mengalami kemunduran. “Juventus sudah memenangi banyak gelar di Italia, dan AS Roma sedang bangkit. Tim-tim dari kota Milan pernah merasakan sukses, tapi sekarang sedikit sulit bagi mereka.”