Kepercayaan Presiden Erick Thohir membolehkan Walter Mazzarri diberi kesempatan lagi memimpin Inter Milan musim ini. Sebuah suntikan tambahan untuk membuat nyaman Mazzarri, yang tak didapatkannya semasa menjabat allenatore di Napoli sebelumnya.

Mazzarri memaparkan begitu berbedanya situasi dan keadaan hubungannya dengan Presiden klub, saat masih menukangi Il Partenopei dan sekarang di Inter. Bersama Thohir, Mazzarri dipercayakan tanggung jawab serta wewenang yang lebih untuk membangun tim.

“Saya punya rapor yang luar biasa dengan Thohir dan bisa saya pastikan pada Anda bahwa sampai saat ini, dia (Thohir) merupakan Presiden yang ideal. Kami punya waktu untuk saling mengenal dan hubungan itu tumbuh seiring berjalannya waktu,” papar Mazzarri, seperti dikutip Football-Italia, Senin (8/9/2014).


Erick Thohir (Foto: Reuters)

“Sekarang kami punya proyek bersama dan membolehkan saya ingin membangun Inter yang hebat di masa depan. Kami masih dalam permulaan dan sejauh ini segalanya sudah berjalan sesuai batasan ekonomi klub. Kami bekerja untuk membangun ulang, regenerasi dan relaunch Inter,” sambungnya.

Mazzarri datang ke Inter pada musim panas 2013 lalu dengan membawa bekas-bekas perseteruan dengan Presiden Napoli sebelumnya, Aurelio De Laurentiis. Mazzarri pribadi menyayangkan relasi buruk yang tercipta dengan mantan bosnya, setelah empat tahun yang terbilang sukses membangunkan Napoli “dari kuburnya”.

“Kami tak sempat bertemu atau bicara satu sama lain. Mengapa saya tak merasa harus menjabat tangannya? Padahal merupakan hal aneh untuk tidak memberi penghormatan kepada Presiden, setelah empat tahun kesuksesan bersama. Napoli sudah menjadi klub besar lagi,” imbuh Mazzarri lagi.

“Napoli kembali tampil di Liga Champions dan di musim pertama, kami hampir hanya memiliki para debutan di level Eropa. Tapi kami tersingkir pada babak tambahan waktu dari Chelsea, tim kuat yang juga calon juara (Liga Champions),” tuntas mantan centrocampista Fiorentina tersebut.

sumber