Optimisme Juventini menurun selepas Massimiliano Allegri didaulat sebagai pelatih Juventus. Legenda Bianconeri, Giampiero Boniperti pun ikut angkat bicara dengan menyebutkan hanya titel juara lah yang bisa menyelamatkan mantan arsitek Genoa itu.


Massimiliano Allegri dan Paul Pogba (foto: Arif/Okezone)

Seperti diketahui, sebelum kursi pelatih Juve diduduki Allegri, ada Antonio Conte yang sukses membawa Gianluigi Buffon dkk merajai Italia selama tiga tahun berturut-turut. Namun, keputusan mengejutkan dipilih Conte lantaran ia memilih mundur pada bulan Juli lalu.

Keputusan pihak manajemen Juve memilih Allegri pun dinilai kurang tepat, mengingat allenatore berusia 47 tahun itu baru saja dipecat AC Milan pada awal tahun ini. Meski begitu, Boniperti menyatakan kepercayaan fans akan segera diterima Allegri jika La Vecchia Signora meneruskan tradisi juara di bawah komandonya.

“Juventus adalah klub yang selalu menang. Mereka harus berjuang untuk setiap gol, di Italia maupun di ajang Eropa. Juve harus melakukan apa yang telah dilakukan, yang mana menargetkan satu gelar ke yang lainnya,” kata Boniperti, seperti dilansir Tuttosport, Rabu (10/9/2014).

“Dan, itulah mengapa (Massimiliano) Allegri dan juga siapapun, hanya hasil yang diperhitungkan. Saya tahu sejarahnya, dia seakan adalah pria yang baik dan pelatih dengan dedikasi tertinggi. Dia adalah pelatih muda tapi sudah berpengalaman. Dia memenangi scudetto bersama Milan dan dia tahu Liga Champions,” lanjut pria berusia 86 tahun tersebut.