Alberto Zaccheroni melihat perubahan di tubuh AC Milan saat ini sebagai sinyal positif. Namun, allenatore Rossoneri era 1998-2001 itu tim besutan Filippo Inzaghi masih berada di belakang juara bertahan Serie A, Juventus.


Selebrasi gol AC Milan (Foto: Reuters)

Saat ini, Rossoneri sedang dalam tren positif setelah meraih dua kemenangan beruntun di dua laga pembuka Serie A. Zaccheroni memuji prestasi mantan timnya itu, namun ia mewanti-wanti tim besutan Pippo-panggilan Inzaghi- untuk segera mencari keseimbangan tim dalam pola yang ia terapkan.

“Milan telah memulai kompetisi dengan semangat yang benar, semangat yang dimiliki oleh Inzaghi. Namun kita harus lihat secara menyeluruh, masalah bukan ada di kualitas tim tetapi di kontinuitas. Walau tak bisa dipungkiri, beberapa pemain berkembang permainannya,” ucap Mr. Zac kepada Gazzetta dello Sport.

“Perbaikan tim terlihat jelas, saya melihat para striker mencetak gol dan pemain tengah bertarung. Saat ini mereka membutuhkan keseimbangan tim. Mengingat di luar sana beberapa tim masih berada di atas mereka, Juventus dan Roma masih lebih unggul,” tambahnya.

Jika menilik hasil terakhir Milan saat bertandang ke Ennio Tardini kandang Parma, Senin 17 September 201 dini hari WIB, Jeremy Menez dkk berhasil mencetak lima gol. Namun patut dicermati adalah jumlah bola yang bersarang dijala Diego Lopez, yaitu empat.

Untuk itu, apa yang dikatakan Mr. Zac ada benarnya dan pada akhir pekan nanti pertahanan Milan akan kembali diuji tim besar. Rossoneri akan menjamu Juventus di San Siro, Minggu 21 September 2014.