Harapan allenatore AC Milan, Filippo Inzaghi melihat tim asuhannya mengalahkan Juventus pun tak tersampaikan setelah kalah 1-0 pagi dini hari tadi (21/9/2014). Meski begitu Inzaghi realistis melihat fakta dan jarak yang ada di kedua tim.


Filippo Inzaghi mengakui bahwa Juventus lebih baik dari AC Milan (Foto: Reuters)

“Saya marah karena kami sangat berharap dapat berada di level yang sama dengan tim yang luar biasa hebat (Juventus). Pertandingan ini menyadarkan kami untuk melihat satu laga ke laga lainnya dan berada dekat dengan Juve dan Roma,” kata Inzaghi kepada Sky Sport Italia, Minggu (21/9/2014).

“Gol diciptakan oleh dua pemain juara yang menentukan pertandingan, jika tidak mungkin hasil akhir berakhir 0-0, poin yang adil. Kami kecewa, namun di waktu bersamaan mengambil poin dari tim yang memenangkan tiga scudetto beruntun dan musim lalu berjarak 50 poin dengan kami, sangat berlebihan,” lanjutnya.

Lebih lanjut pelatih yang dahulu bermain sebagai penyerang ini, juga mengomentari barisan pertahanan Milan yang banyak melakukan perubahan. Terutama di duet bek sentral yang menempatkan Cristian Zapata dan Adil Rami.

“Zapata dan Rami bermain baik melawan lawan tangguh seperti Llorente dan Tevez, sementara Nigel berfungsi melapis pertahanan. Sulit, kami tahu pertandingan tadi, namun kami harus berpikir ke depan. Kami harus memanfaatkan kesempatan melawan Empoli (24/9/2014) dan percaya diri. Juventus lebih baik dari kami,” tuntasnya.