Senyuman tampak hilang dari para pemain Napoli, seiring kesulitan tim mempertontonkan permainan konsisten seperti musim lalu. Usai tersingkir dari Liga Champions oleh Athletic Bilbao di play-off, kepercayaan diri I Partenopei seakan hilang di Serie A.

Menang tipis dengan Genoa, skuad Rafael Benitez bertubi-tubi kalah oleh Chievo Verona, ****ese sebelum ditahan imbang 3-3 oleh Palermo dan kembali meraih kemenangan tipis kontra Sassuolo. Taktik 4-2-3-1 yang diusung Benitez pun dinilai ‘basi’ oleh eks-gelandang Italia, Alessio Tacchinardi.

“Napoli tak sepenuhnya sembuh, mereka harus mengembangkan permainan mereka, kebanggaan diri para pemain dan kepercayaan diri. Dengan tersingkirnya mereka dari Liga Champions, luka mendalam dirasakan mereka, namun nilai Napoli sebagai tim besar tetap ada dan mereka harus bertarung untuk trofi,” tutur Tacchinardi kepada Radio Crc, Kamis (2/10/2014).

“Gol dari (Marek) Hamsik dan (Gonzalo) Higuain mengering di Serie A dan tim membutuhkan kedua pemain tersebut untuk lebih menentukan. Napoli sesuai dengan sempurna dalam formasi 4-3-3 karena mereka membutuhkan seseorang di tengah lapangan untuk memberikan sokongan ke depan,” terangnya.

Eks-gelandang Atalanta, Juventus, Villareal dan Brescia itu pun meyakini jika Hamsik dan Higuain kembali bermain dengan performa terbaiknya, maka Napoli akan kembali bermain baik. Tacchinardi menilai Napoli wajib memenangkan Europa League.

“Hamsik akan menjadi solusi ideal dan saya percaya bahwa Benitez seharusnya membangun tim di sekitarnya dan Higuain. Grup di mana Napoli berada tahun lalu ada di level tertinggi, namun sekarang mereka di Europa League dan tim-tim Italia wajib menang di kompetisi ini. Untuk mengembalikan senyuman, mereka harus menang,” tuntasnya.