Performa menawan ditunjukkan Keisuke Honda pada awal musim 2014-15 bersama AC Milan, setelah kurang maksimal di setengah musim pertamanya. Liburan menjadi kunci kebangkitan pemain yang memiliki tendangan kaki kiri berbahaya tersebut.

Pemain tim nasional Jepang itu bergabung dengan klub berjuluk Rossoneri itu pada bursa transfer musim dingin, Januari silam dari CSKA Moscow. Namun, awal karier Honda di Milan terbilang cukup sulit untuknya.

Namun sekarang, Honda menjelma menjadi salah satu pemain kunci Milan di Serie A saat ini dengan catatan tiga gol dari empat laganya sejauh ini. Melihat hal tersebut CEO Milan, Adriano Galliani membeberkan rahasia mengenai perbaikan performa yang ditunjukan pemain berusia 28 tahun.

"Saya selalu menilai Keisuke sangat kuat. Informasi yang (mantan pelatih Jepang, Alberto) Zaccheroni berikan pada kami selalu tepat," tutur Galliani, seperti dilansir Football Italia, Minggu (28/9/2014).

"Dia merupakan salah satu pemain penting yang selalu memimpikan Milan dan pemain yang seharusnya Milan rekrut lebih awal. Dia pemain berkelas. Rahasia kebangkitannya? Liburan," lanjutnya.

Honda memang datang ke San Siro dalam kalender pertandingan yang cukup berat. Usai melakoni Liga Rusia yang berakhir pada akhir tahun, dirinya langsung tampil di Serie A bersama Milan.

Setelah itu, Piala Dunia 2014 harus dilewatinya juga. Setelah libur sekitar satu bulan lebih, Honda pun sukses menunjukan kualitasnya dan kemampuannya beradaptasi dengan sepak bola Negeri Spaghetti tersebut.

"Enam bulan lalu, Keisuke datang di masa-masa sangat sibuk. Dia tidak pernah beristirahat. Di Rusia, Milan, dan Jepang semuanya tanpa bisa bernapas sejenak," tambah Galliani.

"Saat ini, meski waktu usai Piala Dunia tidak banyak, Honda tetap mampu mendapatkan waktu untuk relaksasi dan sekarang hasilnya terlihat. Saya selalu mengetahui bahwa dia akan mencetak banyak gol untuk klub ini," tuntas tangan kanan Silvio Berlusconi tersebut.