Meski mengaku senang dapat menambah pundi-pundi golnya bersama AC Milan, Keisuke Honda mengakui bahwa ia bukanlah tipe pemain pandai memenangi duel one on one lawan.

Seperti diketahui, gelandang serang asal Jepang itu mencatatkan namanya dua kali di papan skor saat Rossoneri mengalahkan tuan rumah Hellas Verona 3-1, Minggu (19/10/2014) malam WIB. Dua gol itu mensejajarkan dirinya dengan Carlos Tevez (Juventus) dan Jose Callejon (Napoli) di daftar Capocannoniere sementara Serie A 2014-2015 dengan enam gol.

Dua gol Honda ke gawang Verona merupakan hasil sodoran bola matang dari Stephan El Shaarawy dan Ignazio Abate. Banyak pujian ditujukan kepadanya, Honda pun senang. Meski demikian, pemain bernomor punggung 10 itu mengakui kekurangannya saat berhadapan satu lawan satu dengan pemain lawan.

“Saya senang dengan dua gol ke gawang Verona dan kami meraih kemenangan. Saya tahu di Verona adalah tempat yang sulit bagi Milan untuk bermain. Saya tidak bermain bagus bersama Jepang belakangan ini, tetapi untung tidak saat bertemu Verona,” kata Honda dikutip dari @Milanello, Senin (20/10/2014).

“Saya berterimakasih untuk dua assist yang cantik itu. Saya tidak menganggap diri saya dapat memenangi duel satu lawan satu dan saya telah membuang beberapa kesempatan yang sama saat bertemu Jamaika pekan lalu,” tambahnya.

Lebih lanjut, pria berusia 28 tahun itu mengungkapkan bahwa dirinya hanya mengandalkan insting saat menaklukan Rafael dua kali. Honda mengaku sudah mengantisipasi pergerakan kiper asal Brasil itu sebelum melepaskan tembakan ke gawang.




SUMBER