Steven Gerrard menyebutkan bahwa dirinya baru saja melewati masa-masa sulit sebagai pesepakbola. Dia menyebut bahwa kurun waktu tiga bulan terakhir menjadi saat sulit itu.

Di Liga Inggris musim lalu, Liverpool nyaris saja juara. Tapi pada akhirnya, The Reds harus rela menyaksikan Manchester City yang meraih trofi.



Liverpool terpeleset di saat-saat terakhir, bahkan Gerrard melakukan blunder fatal saat Liverpool berhadapan dengan Chelsea yang berujung pada gol Demba Ba.

Mimpi buruk Gerrard berlanjut di Piala Dunia. Sebagai kapten, dia gagal mengantarkan Inggris lolos dari grup maut saat bersaing dengan Uruguay, Kosta Rika, dan juga Italia.

Bahkan, Gerrard juga kembali melakukan kesalahan fatal ketika The Three Lions berhadapan dengan La Celeste di laga penentuan. Satu sundulan kepala Gerrard malah berujung gol Uruguay yang dilesakkan oleh Luis Suarez.

"Mungkin saya baru saja melewati tiga bulan yang paling buruk dalam hidup saya," kata Gerrard di Sports Mole.

"Tapi, jika Anda bertanya kepada saya bagaimana itu mempengaruhi saya -itu tak berpengaruh. Saya mempunyai masa depan untuk terus bermain sepakbola jadi Anda harus melihat ke depan, bukan ke belakang."

"Setiap kali saya berbicara ke media, itu selalu disebut dan itu merupakan satu-satunya saat saya memikirkannya, benar demikian. Saya mengapresiasi seberapa besar itu saat berlaga di Piala Dunia, saat Anda terjatuh, setelah sudah sangat dekat dengan perburuan gelar Premier League," imbuhnya.