MANCHESTER – Sebagai orang yang menjadi bagian atas keterpurukan Manchester United musim lalu, mantan bek Setan Merah, Phil Neville pun harus menerima konsekuensi dari manajemen dengan tak lagi dipercaya sebagai asisten pelatih.

Neville, musim lalu dipercaya manajemen klub untuk mendampingi manajer David Moyes sebagai orang yang duduk di staf pelatih. Namun, kesuksesan Neville kala menjadi pemain berbanding terbalik dengan indeks prestasi The Red Devils, yang justru terpuruk di peringkat tujuh klasemen akhir Premier League. Pertengahan pekan lalu, dia mengkonfirmasi bahwa dia tidak lagi bekerja di Old Trafford

“Saya terlibat tahun lalu dan jelas tahun lalu adalah bencana mutlak. Itu adalah bencana mutlak dari awal sampai akhir, kami semua harus bertanggung jawab, bukan hanya David Moyes. Saya bertanggung jawab dan begitu juga semua orang yang terlibat,” kata Neville, sebagaimana diberitakan Soccerway, Sabtu (9/8/2014).

Meski demikian, adik dari Gary Neville tetap mengharapkan yang terbaik bagi klub yang membesarkan namanya tersebut. Phil berharap di era Louis Van Gaal, Setan Merah kembali menjadi klub yang berjaya.

“Saya pikir United akan bisa memenangkan liga. Semua pemuda telah datang kembali dari pramusim dan mereka terlihat seperti mereka siap untuk memenangkan liga lagi. Kami punya kesempatan besar tahun ini karena United tak bermain di Liga Champions, jadi mereka bisa fokus di liga,” tuntas Phil.

Selama menjalani tur pramusim, Setan Merah sukses memperlihatkan permainan apik karena bisa meraih trofi pertama mereka sebagai juara International Champions Cup di Amerika Serikat. Kick-off awal musim 2014-2015 Setan Merah dilaksakan pada 16 Agustus melawan Swansea City di Old Trafford.