Arsenal akan menghadapi wakil Turki, Besiktas di babak play off Liga Champions, Rabu dini hari nanti WIB. Pelatih Arsene Wenger pun meminta anak asuhnya untuk tampil all out demi meraih hasil sempurna di laga tandang, sebelum mereka menjadi tuan rumah di Emirates Stadium.


Para pemain Arsenal. (Foto: Reuters)

Meski memiliki sederet pengalaman di kancah Eropa, Wenger tetap menilai bahwa laga kontra Besiktas merupakan ujian berat timnya. Dalam satu dekade terakhir, Meriam London memang belum pernah absen dari panggung Liga Champions.

Arsenal bahkan berhasil menjadi finalis Liga Champions musim 2006 silam. Sayang, impian mengangkat supremasi tertinggi di Benua Biru itu harus pupus lantaran takluk di tangan Barcelona asuhan Frank Rijkaard dengan skor akhir 1-2.

“Ini merupakan ujian berat. Kami memiliki persiapan singkat dan kami tahu bahwa dalam sepekan ini kami memiliki tiga pertandingan besar, partai tandang dan kandang kontra Besiktas, serta melawan Everton,” ungkap Wenger, seperti dilansir Sportsmole, Selasa (19/8/2014).

“Saya memiliki pengalaman yang baik di Liga Champions. Saya tahu bahwa kami harus bersikap pragmatis, tetapi pertama-tama kami harus memenuhi syarat. Laga kontra Besiktas merupakan pertunjukan besar,” sambungnya.

Sang Profesor menambahkan bahwa ia tak ingin anak asuhnya bermain seperti saat menjamu Crystal Palace di laga perdana Premier League, akhir pekan lalu. Di mana saat itu, London Merah yang berlaku sebagai tuan rumah justu harus tertinggal satu gol lebih dulu.

“Kami tidak puas dengan kinerja kami akhir pekan lalu dan kami ingin meningkatkan semuanya,” tutup pelatih asal Prancis itu.