Louis van Gaal digadang-gadang untuk mengantar Manchester United menjuarai Premier League di musim pertamanya. Akan tetapi menurut sang manajer saat ini hanya keajaiban yang mampu mewujudkan itu.

Namun, kemampuan Van Gaal mulai diragukan setelah MU menelan kekalahan pertama di tangan Swansea City 1-2 di akhir pekan lalu. Kini, 'Setan Merah' berupaya bangkit saat berhadapan dengan Sunderland malam ini (24/8).

Van Gaal tak memungkiri bahwa MU memiliki skuat yang kurang seimbang, seperti yang dimilikinya di musim pertamanya membesut Bayern Munich pada 2009.



Untuk itu, perburuan pemain baru terus dilakukan. Setelah mendatangkan Luke Shaw, Ander Herrera, dan Marcos Rojo Van Gaal disebut-sebut akan mendapatkan winger Argentina, Angel Di Maria dari Real Madrid.

Akan tetapi, untuk mengembalikan MU di jalurnya kembali, Van Gaal membutuhkan waktu.

"Untuk memenangi liga musim ini akan menjadi sebuah keajaiban," ungkap pelatih asal Belanda itu yang dilansir Mirror."Tapi bukan berarti tidak mungkin diraih. Selalu mungkin, tapi itu akan sangat sulit."

"Saya rasa keluarga Glazer paham dengan ini atau saya tidak akan menerima pekerjaan ini. Itulah mengapa kami membahas tiga tahun, bujan satu tahun. Mereka ingin tahu apa konsekuensinya ketika Anda merekrut saya dan saya sudah bilang kepada mereka."

"Dari pengalaman saya, di klub-klub lama saya, saya selalu menemui start awal yang sangat sulit. Saya pikir seorang manajer harus dinilai di musim keduanya. Tapi dari pengalaman saya saya sukses juara di Barcelonda dan Munich di musim pertama."

"Jadi mungkin saja (juara). Apa yang saya lakukan di Bayern Munich adalah sebuah keajaiban karena tim mereka tidak stabil ketika saya menangani mereka. Masalahnya di United adalah skuatnya tidak seimbang. Ada lima pemain nomor sembilan dan enam nomor 10. Dan kami tidak memiliki banyak bek," terang Van Gaal.