Pelatih Timnas Inggris, Roy Hodgson berharap jika para suporter tidak lagi membahas mengenai pelanggaran-pelanggaran yang pernah dilakukan oleh Wayne Rooney saat berada di The Three Lions. Hal ini dinyatakan usai Rooney resmi ditunjuk sebagai kapten Timnas Inggris Kamis (28/8/2014).


Pada Piala Dunia 2006 lalu Wazza-sapaan Rooney- terganjal kartu merah saat berhadapan dengan Portugal dan di Piala Dunia 2010 dirinya mengeluarkan kata-kata kasar setelah bermain imbang dengan Aljazair. Ketika itu Rooney mengatakan, ‘Senang melihat fans tuan rumah Anda itu yang disebut pendukung setia.’

Usia Rooney yang masih 28 tahun saat menjadi kapten dikhawatirkan mempengaruhi emosinya. Namun Hodgson percaya dengan segudang pengalamannya, pemain yang sudah mengumpulkan 95 caps dan mencetak 40 gol itu mampu mengemban tugas kapten.

“Dia sudah siap. Dan dia harus menerima tekanan ini. Wayne dipilih karena ketulusannya, komitmennya dan memiliki pengalaman. Dia siap untuk menerima tekanan sebagai kapten Timnas Inggris,” kata Hodgson seperti dilansir au.news, Jumat (29/8/2014).

“Salah jika Anda terlalu melihat ke masa lalu dan beberapa pelanggaran ringan yang dia lakukan pada waktu itu. Selama dua tahun ini dia sudah bersama saya dan saya tidak memiliki pertanyaan apapun tentangnya, keinginannya dan komitmennya,” sambungnya.

Lebih lanjut kapten Manchester United itu juga mengharap dukungan dari para suporter dan bisa membawa hasil positif di Euro 2016 nanti. Tiga Singa akan menjalani laga penyisihan pada 8 September kontra Swiss. Rooney pun diharapkan bisa mengikuti jejak kapten Booby Moore yang bisa membawa trofi Piala Dunia pada tahun 1966 silam.

“Saya harap para suporter mendukung penuh saya. Saya tidak akan melihat karier saya di Timnas sebagai kesuksesan hingga kami bisa memenangkan sesuatu dan ini adalah sikap saya dalam bermain sepakbola,” tambah Rooney.




SUMBER