Judul di atas menggambarkan pertanyaan yang dirasakan para pecinta sepakbola, khusunya Gooner –fans Arsenal- setelah klub asal kota London itu memboyong bomber Manchester United, Danny Welbeck.

Welbo –sapaan Welbeck- telah sah menjadi pemain Arsenal setelah kedua klub menyepakati harga sebesar 16 juta Pounds atau setara dengan Rp270 miliar dengan durasi kontrak selama empat musim, dengan kemungkinan penambahan semusim lagi.


Danny Welbeck - striker Arsenal FC (Foto: @Arsenal)

Dan kini, Welbo bakal mengenakan nomor punggung 23. Menilik ke belakang, diharapkan Welbo akan memiliki nasib yang jauh lebih beruntung dari dua pemain terdahulu yang mengenakan nomor tersebut.

Nasib lebih baik? Ya. Karena memang dua pemain yang sebelumnya memakai nomor 23, yakni Andrey Arshavin dan Nicklas Bendtner, memiliki nasib yang kurang bagus. Berikut gambaran singkatnya.

Arshavin, pemain asal Rusia ini didatangkan Arsenal pada 2009 setelah performanya di turnamen Euro 2008 begitu mengesankan dan menyabet gelar pemain terbaik. Dia sempat disebut-sebut bakal menjadi pemain yang bakal menjadi prospek janka panjang di Meriam London.

Apalagi di musim perdananya, saat melawan Liverpool di Anfield pada 22 April 2009 silam, Arshavin mampu mencengangkan dunia dengan mencetak empat gol ke gawang The Reds yang saat itu dikawal Pepe Reina.

Namun, kenyataan berbanding terbalik dengan ekspektasi, di musim 2011/2012, dia malah menjadi pemain yang dipinjamkan ke klub asalnya, Zenit St Petersburg, hingga akhirnya dilepas secara cuma-cuma oleh The Gunners.

Berikutnya, ada pemain asal Denmark, Nicklas Bendtner. Setelah memulai karir sukses sebagai pemain bernomor punggung 26, kemudian dia berganti nomor menjadi 52, dia mengklaim nomor itu adalah nomor yang memiliki arti tersendiri.

Selama memperkuat Arsenal, dari musim 2005-2006, dia tidak pernah menjadi sosok penyerang pilihan utama Arsene Wenger. Justu, dipinjamkan ke klub lain menjadi tradisi baginya. Sunderland dan Juventus, adalah klub yang pernah diperkuat selama menjalani masa loan.

Meski begitu, saat kembali ke Arsenal dan berganti nomor punggung menjadi 23, performanya tak juga membaik. Hingga pada akhirnya, pihak klub melepasnya secara gratis ke klub Bundesliga, Wolfsburg di bursa transfer musim panas ini.

Melihat sejarah singkat pemain bernomor punggung 23, tentu akan sangat menarik menantikan kiprah Welbeck sebagai penyerang dengan nomor tersebut.