Eks gelandang terproduktif Chelsea, Frank Lampard memang sudah tidak bermain lagi bersama The Blues. Namun hingga saat ini menjadi pemain pinjaman di Manchester City, Frankie -panggilan akrab Lampard-, masih menyimpan penyesalan terbesar dalam hidupnya.

Penyesalan terbesarnya, adalah cara gelandang berusia 36 tahun itu meninggalkan Stamford Bridge. Selama 13 tahun mendedikasikan karier-nya bersama Chelsea, Lampard tidak berpisah dengan cara yang tepat kepada fans.


Frank Lampard (Foto: REUTERS)

“Saya tidak ingin melakukan parade besar – ‘terima kasih banyak dan selamat tinggal semuanya’ – karena sepertinya akan terlihat sedikit konyol, jika saya pergi ke arah sebaliknya, dan kemudian tinggal,” kata Lampard kepada The Sun, Jumat (5/9/2014).

“Saya berada di tengah-tengah. Jadi saya melakukan putaran biasa (memutari lapangan pertandingan sambil bertepuk tangan ke fans), dan melambaikan tangan karena kami tahu Ash (Ashley Cole) pergi, kami mengalami sedikit momentum,” cerita Frankie.

“Tidak banyak hal yang saya sesali selama berkarier di Chelsea, namun tidak mampu mengucapkan selamat tinggal dengan fans Chelsea dengan benar, jelas salah satunya. 13 tahun, waktu yang sangat panjang,” sambungnya.

Lampard tidak melakukan perpisahan kepada fans secara besar-besaran, karena khawatir ia bertahan di Chelsea atau bahkan bermain untuk salah satu klub Premier League lainnya kala itu. Ia hanya tak ingin memberikan kesan buruk kepada klub yang mempopulerkan namanya.