Karier Raheem Sterling sedang menanjak pesat dalam setahun terakhir ini. Tampilnya Liverpool di Liga Champions musim ini disebut akan bikin Sterling lebih baik lagi.

Dari pesepakbola muda yang sepertinya hanya jadi one hit wonder, Sterling berkembang pesat terutama sejak pertengahan musim lalu.



Ia tak lagi jadi winger tipikal Inggris yang hanya bisa menyayat dari sisi kanan atau kiri lapangan, namun Sterling memperkaya skill-nya dengan kemampuannya bermain sebagai nomor 10 alias pemain di belakang striker.

Umpan-umpannya pun tak kalah dibanding playmaker macam Coutinho atau Steven Gerrard. Tak cuma itu, naluri mencetak gol Sterling juga terasah lebih baik. Musim lalu ia bikin 10 gol dari 37 penampilan.

Musim ini sepeninggal Luis Suarez, performa Sterling kian oke dan ia seperti sudah siap jadi tumpuan baru 'Si Merah' di lini depan. Dari 3 pertandingan Premier League, pemain 19 tahun itu sudah bikin dua gol.

Tak cuma tampil oke di level klub, Sterling juga mulai mendapat kepercayaan mengenakan seragam timnas Inggris yang dibayarnya dengan performa oke di atas lapangan.

Saat Inggris mengalahkan Swiss 2-0, ia bikin satu assist untuk gol yang dicetak Danny Welbeck dan membuat key passes untuk Rickie Lambert yang kemudian mengarsiteki gol kedua Welbeck.