Liverpool gagal meraih kemenangan kala menjamu Aston Villa di Anfield. Sang pelatih, Brendan Rodgers, pun menyebut bahwa ini merupakan hari yang bikin frustrasi timnya.

Liverpool takluk 0-1 dari sang tamu pada laga yang berlangsung Sabtu (13/9/2014). Gol tunggal dari Gabriel Agbonlahor, yang diawali oleh sebuah sepak pojok, tidak mampu dibalas oleh Steven Gerrard dkk. sampai akhir laga.



The Reds bukannya tidak punya peluang. Malah, sebaliknya, mereka tampil begitu dominan dengan mengurung pertahanan The Villans sepanjang laga. Dalam catatan ESPNFC, Liverpool memenangi penguasaan bola hingga 75% dan menorehkan 18 kali percobaan untuk mencetak gol sepanjang laga.

Kendati demikian, dari 18 attempts tersebut, hanya satu di antaranya yang tepat sasaran.

Kurang menggigitnya permainan Liverpool dan buruknya penyelesaian akhir Liverpool disesali oleh Rodgers. Apalagi, mereka kebobolan lewat sebuah sepakan pelan menyusul sebuah kemelut kecil di depan gawang sendiri.

"Kami menekan mereka dengan lambat, terlalu cepat melepas operan, dan kebobolan sebuah gol yang buruk. Namun, kami memperbaiki performa kami," ujar Rodgers seperti dilansir BBC.

"Ini betul-betul hari yang bikin frustrasi. Tapi, saya pikir, ini akibat kombinasi dari kokohnya pertahanan Aston Villa dan gagalnya kami menemukan sedikit kualitas dalam permainan kami."

"Kami memenangi penguasaan bola, tapi kami gagal melakukan penetrasi di sepertiga akhir lapangan," kata Rodgers.

Ini adalah kekalahan kedua Liverpool musim ini. Kekalahan pertama didapat mereka dari Manchester City pada pekan kedua lalu.