Sebagai salah satu pemain senior di Manchester United, Wayne Rooney tentu diharapkan bisa ikut membimbing para juniornya dengan kepala dingin. Padahal dulu saat masih baru di MU Rooney disebut sebagai pemuda yang amat meledak-ledak.

Sudah satu dekade sejak kali pertama Rooney menjejakkan kaki di MU. Sepuluh tahun berlalu, penyerang internasional Inggris berusia 28 tahun itu kini bahkan sudah jadi kapten di klub dan tim nasional.



Sebagai kapten, salah satu hal yang mesti dilakukan Rooney tentu adalah mengendalikan emosi khususnya di atas lapangan. Untuk Rio Ferdinand, mantan rekannya di MU dan timnas, ini unik jika menilik kejadian masa lalu.

"Wayne Rooney (dulu) memberiku kesan sebagai pemuda yang amat pemarah, senantiasa berdebat dengan orang-orang di luar tempat latihan, terutama lewat telepon," ungkap Ferdinand dalam nukilan otobiografinya yang dilansir secara berseri oleh The Sun.

"Ia seperti bisa meledak seketika atas hal-hal remeh dan dengan gampangnya gonta-ganti telepon seluler. Ia biasa merusak ponselnya dengan membantingnya ke permukaan aspal. Para pemain lain acapkali bersenda-gurau mengenai hal tersebut," imbuhnya seperti dilansir Mirror.