Manchester United mengawali Premier League musim 2014-15 dengan serangkaian hasil buruk. Manajer anyar, Louis van Gaal, terus diterjang kritikan karena MU tak kunjung menunjukkan tajinya.

Dari lima laga yang sudah berlangsung, Setan Merah baru memetik satu kemenangan. Dua laga diakhiri dengan kekalahan, sedangkan sisanya berakhir imbang.

Pada laga terakhir, United harus menahan malu karena tumbang dari tim promosi, Leicester City. Sempat unggul 3-1, United justru kalah 3-5 dari tuan rumah.

Hasil buruk yang diraih United itu awal musim ini mulai membuat publik membandingkan Van Gaal dengan pendahulunya, David Moyes. Bahkan, ada yang berpikir Moyes lebih baik ketimbang pria asal Belanda tersebut.

Jika melihat capaian Moyes di lima laga awal musim lalu, Van Gaal memang patut was was. Moyes meraih hasil lebih baik di awal perjalanannya bersama Setan Merah.

Berikut lima poin di mana David Moyes lebih unggul ketimbang Louis van Gaal pada awal perjalanannya bersama United seperti dilansir Caughtoffside:

1. Jumlah Poin

Hingga pekan kelima, United berada di bawah asuhan Louis van Gaal baru mengoleksi lima poin. Sedangkan Setan Merah era David Moyes mengoleksi tujuh poin hingga pekan yang sama.

Hebatnya, musim lalu lawan United di awal musim terbilang berat, yaitu Chelsea, Manchester City dan Liverpool. Musim ini, United hanya bertemu tim semenjana macam Swansea City dan Sunderland.

2. Belanja Pemain

Van Gaal sudah menghabiskan dana sekitar 100 juta poundsterling. Uang itu dihabiskan untuk mendatangkan Luke Shaw, Ander Herrera, Angel Di Maria, Daley Blind, Marcos Rojo dan Radamel Falcao. Hasilnya, itu tidak memuaskan di awal musim.

Bagaimana dengan Moyes? Di bursa transfer musim panas 2013-14, United hanya mendatangkan Marouane Felliani, Guillermo Varela dan Saidy Janko. Tak lebih dari 40 juta pounds yang dibelanjakan oleh Moyes.

3. Pemain Muda

Musim lalu, Moyes memunculkan nama Adnan Januzaj. Pemain Belgia itu mampu mencuri perhatian publik Old Trafford dengan aksinya. Bahkan, tak sedikit yang menyebutnya sebagai penerus Ryan Giggs.

Van Gaal meluncurkan Tyler Blackett. Pemain muda ini dimainkan karena krisis di lini belakang. Hasilnya, Blackett masih angin-anginan karena belum siap untuk diorbitkan.

4. Masalah Lini Pertahanan

Setelah melewati lima pertandingan, pasukan Van Gaal sudah kebobolan delapan gol. Sementara United di bawah asuhan Moyes keceplosan enam gol dengan jumlah laga yang sama.

Hebatnya Moyes, tim asuhannya tak kebobolan saat meladeni Chelsea. Lawan Liverpool, United hanya kebobolan satu gol. Sementara pasukan Van Gaal kebobolan dua gol oleh Swansea City dan lima gol dari Leicester City.

Mungkin tidak adil untuk membandingkan Moyes dengan Van Gaal soal ini. Pasalnya, musim lalu, United masih memiliki pemain belakang hebat seperti Patrice Evra, Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic. Namun, ketiganya terbilang sudah uzur.

5. Modal Pengalaman

Van Gaal datang ke Old Trafford dengan segudang prestasi, baik itu saat memegang klub atau menangani tim nasional. Tim sekelas Bayern Munich dan Barcelona sudah pernah dilatih oleh Van Gaal.

Moyes? Pria 51 tahun ini hanya punya pengalaman saat melatih Preston North End dan Everton. Perihal prestasi, Moyes tentu kalah jauh dibandingkan Van Gaal.
Meski pengalamannya tidak mentereng, Moyes mampu menjaga United tidak terlempar jauh dari persaingan papan atas. Perlu dicatat, dia bekerja dalam tekanan karena sebelumnya United meraih sukses luar biasa di tangan Sir Alex Ferguson.