Tertinggal lima angka dari Chelsea di awal musim tidak merisaukan Manchester City. Karena yang utama adalah konsistensi, persaingan yang sesungguhnya baru akan diketahui pada periode Desember dan Januari.

City sejatinya punya kesempatan untuk memangkas ketinggalan lima poin saat menjamu Chelsea di Etihad Stadium pada akhir pekan lalu. Alih-alih menang, The Citizens malah nyaris kalah dan pada akhirnya cuma bisa dapat poin satu setelah bermain imbang 1-1.



Kondisi itu membuat selisih angka kedua tim masih berjarak lima: The Blues ada di posisi teratas dan The Citizens bertengger di posisi enam.

"Masih terlalu dini untuk menyimpulkan. Lima poin bukanlah apa-apa selain fakta bahwa Chelsea punya keunggulan lima angka dibanding kami, sederhana saja. Tapi kami akan jalani perjuangan berat di Desember dan Januari, sebagaimana biasanya terjadi - setidaknya begitu saya jalani selama enam musim di City," sahut Vincent Kompany.

Chelsea kini menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Premier League. Namun bek tengah asal Belgia itu memastikan kalau komposisi klasemen sekarang bukan merupakan gambaran akan persaingan menuju gelar juara.

"Tidak adil (untuk membuat penilaian) sekarang. Pertama, kami bahkan masih jauh dari Chelsea. Kedua, saya sudah melihat penampilan yang bagus dari Chelsea tapi belum melihatnya dari Arsenal, jadi saya pikir ini semua adalah soal konsistensi, dan ditambah dengan Liga Champions, semuanya akan kacau di sekitar Desember," lanjutnya di Guardian.

Desember dan Januari jadi momen paling sibuk buat klub-klub Premier League. Berbeda dengan kompetisi domestik negara lain yang memasuki periode istirahat, Premier League justru memasuki jadwal paling sibuk. Dalam beberapa musim, periode Desember dan Januari menjadi semacam seleksi untuk mereka yang benar-benar siap bersaing menjadi juara.