Pemain legendaris Liverpool, Jamie Carragher, menilai belanja besar yang dilakukan The Reds sia-sia. Mengibaratkan sebagai vokalis utama, dia menyebut Liverpool hanya bisa menggantikan Luis Suarez dengan sederet penyanyi latar.

Liverpool tampil impresif musim lalu. Mereka bersaing ketat hingga pertandingan terakhir untuk menjadi juara Premier League, meski akhirnya harus menyudahi sebagai runner-up. Kendati gagal meraih mahkota, Liverpool menempatkan Luis Suarez sebagai top skorer dengan koleksi 31 gol.



Tapi, Suarez malah dilego ke Barcelona pada transfer musim panas lalu. Liverpool menggantikan dengan sejumlah pemain lain. Bahkan nilai belanja mereka menjadi yang tertinggi di Premier League setelah MU. Tapi, faktanya The Reds tak kunjung mapan di awal kompetisi ini. Penampilan tim besutan Brendan Rodgers itu naik turun di lima pekan pertama musim ini.

Carragher menyebut belanja Liverpool tak berhasil menambal lubang besar yang ditinggalkan Suarez. Carragher pun teringat memori 2009 ketika Liverpool kehilangan Xabi Alonso dan menggantinya dengan Alberto Aquilani.

"Tak peduli sepandai apapun untuk menutupi situasi ini, kerusakan akibat kehilangan tulang punggung tak bisa diremehkan. Mereka tahu mereka kehilangan pemain berbakat kelas dunia hingga tim tak juga terlihat oke," kata Carragher seperti dikutip Sports Mole.

"Masalah kami di tahun 2009 dengan kepergian Xabi Alonso yang kemudian digantikan Alberto Aquilani--yang datang dengan cedera dan berjuang untuk pulih--berimbas besar. Musim ini Rodgers sedang menatap kehilangan vokalis utamanya dan, sejauh ini, yang terlihat kalau Surez diganti oleh penyanyi-penyanyi latar," ucap pria berusia 36 tahun itu.