Andai hakim garis tak melakukan kesalahan – menurut versi Sam Allardyce, niscaya West Ham United bakal mencuri sebutir poin dari Old Trafford. Namun kenyataannya, gol penyama kedudukan mereka dianulir dengan sangkaan off-side.


Samuel "Sam" Allardyce kecam hakim garis (Foto: Darren Staples/REUTERS)

Sebelumnya, tim asal London Timur itu sempat memperkecil kedudukan, saat sudah tertinggal dua gol lebih dulu, lewat gol Diafra Sakho, jelang babak pertama bubar.

West Ham bahkan merebut inisiatif tekanan, selepas Wayne Rooney diusir wasit, menyusul tekel kasarnya ke lutut Stewart Downing, di medio babak kedua.

Menyambangi markas Manchester United, Sabtu (27/9/2014) malam, The Hammers punya kans mengunci skor 2-2 di penghujung laga. Sayangnya, sontekan Kevin Nolan dari crossing Carl Jenkinson dibatalkan hakim garis yang mengangkat bendera, tanda off-side.

“Sayangnya asisten wasit membuat kami rugi besar dan kami kehilangan satu angka. Kami punya cukup peluang untuk menyamakan skor 2-2 dan kami mencetak gol dari Kevin Nolan, tapi penglihatan x-ray Superman hakim garis...,” ketus Allardyce yang memilih tak melanjutkan kalimat kecamannya.

“Seseorang berasumsi bahwa kepalanya (Nolan) off-side. Jika dia bisa melihatnya dengan jelas, maka buat saya dia merupakan manusia super. Saya pikir (posisi Nolan) on-side, saya pikir harusnya posisinya tak diragukan,” lanjut Big Sam, seperti disadur Western Morning News, Minggu (28/9/2014).