Manchester United menampilkan dua wajah akhir pekan silam: wajah baik di babak pertama, wajah buruk di babak kedua. Oleh Rafael da Silva, 'Setan Merah' diminta untuk tampil lebih sering seperti babak pertama.

Bertanding menghadapi West Ham United di Old Trafford, Sabtu (27/9/2014), United unggul 2-0 lebih dulu lewat Wayne Rooney dan Robin van Persie, sebelum akhirnya kebobolan satu gol lewat sundulan Diafra Sakho --yang diawali oleh sebuah sepak pojok.



Usai pertandingan, manajer United, Louis van Gaal, memuji penampilan timnya yang bermain ofensif dan dominan. Namun, semuanya berbeda di babak kedua.

Setelah kartu merah Rooney, United dipaksa bertahan habis-habisan oleh West Ham. Kendati demikian, mereka mampu mempertahankan keunggulan 2-1 sampai pertandingan selesai.

"Saya pikir, kami tampil brilian di babak pertama, meskipun kebobolan lewat sepak pojok," ujar Rafael kepada MUTV.

"Kami bisa saja mencetak gol lebih banyak lagi dan saya pikir, kami harus bermain seperti di babak pertama itu mulai dari sekarang," lanjut bek kanan asal Brasil tersebut.

Rafael juga mengatakan, setelah dikalahkan Leicester 3-5 di pekan sebelumnya, para pemain United amat termotivasi untuk meraih hasil positif pada laga melawan West Ham.

Mereka juga optimistis bisa meraih hasil bagus pada laga itu kendatipun harus bekerja ekstra-keras.

"Kami semua termotivasi dan tahu sejak awal bahwa kami akan tidur nyenyak pada malamnya. Setelah pekan sebelumnya saya tidak bisa tidur sama sekali," kata Rafael.