LONDON – Kritikan yang dicetus Jose Mourinho justru membantu Eden Hazard jadi pesepakbola yang lebih baik. Ia pun sudah terbiasa dengan gaya kepelatihan sang manajer.

Mourinho secara buka-bukaan menganalisis performa Hazard pada waktu yang lalu. Manajer berkebangsaan Portugal ini menggarisbawahi performa sang bintang saat Chelsea takluk di tangan Atletico Madrid pada semifinal Liga Champions musim lalu.

Meski dikritik, Hazard menegaskan hubungannya dengan Mourinho tetap baik-baik saja. Menurutnya, komentar bernada miring tersebut justru membantunya berkembang menjadi bakat kelas dunia.

“Terdapat respek yang tinggi, dia (Mourinho) adalah pelatih terbaik di dunia dan dia memberi saya banyak kepercayaan diri. Bahkan setelah pertandingan yang buruk, dia memilih saya lagi. Dia memang sedikit menyentil dengan ‘Hari ini kami bermain dengan 10 pemain.’ Tapi, dia berhenti sampai di situ,” kata Hazard, seperti dikutip Soccerway, Kamis (16/10/2014).

“Ini adalah pertama kalinya saya mengetahui bersama seorang pelatih. Pelatih lain cenderung membela saya. Dia ingin potensi saya meledak, dan dia melakukan segalanya agar itu terjadi,” lanjutnya.

Sebenarnya, kehadiran Mourinho ke Stamford Bridge pada awal musim lalu sempat membuat Hazard gentar. Namun, kini pemain berusia 23 tahun itu justru merasakan dampak positif dari tangan dingin The Happy One.

“Saya sempat membayangkan jika saya sampai stres ketika dia mencecar saya. Saya ingat saat warm up match pertama bersamanya di Asia. Dia ‘membunuh’ saya satu hingga dua kali, tapi kemudian saya pikir, ‘Oke, ini adalah gaya Mourinho’. Ketika Anda melihat matanya, Anda merasa seperti jadi target,” jelas mantan bintang LOSC Lille ini.

Sumber