Manajer Manchester United, Louis van Gaal, menyadari bahwa laga melawan Chelsea akhir pekan ini tidak akan mudah. Dia menyebut Chelsea layaknya sebuah biskuit. Apa maksudnya?

Van Gaal menyuarakan kekecewaannya setelah United bermain imbang 2-2 melawan West Bromwich Albion hari Senin (20/10) kemarin. Manajer asal Belanda tersebut mengatakan, ada beberapa individual error yang menyebabkan United gagal meraih poin penuh di kandang lawan.



Kini, United sudah harus menghadapi lawan yang lebih berat: Chelsea. The Blues belum terkalahkan sejauh ini; meraih tujuh kemenangan dan satu hasil imbang dalam delapan pertandingan. Mereka pun nyaman memimpin klasemen dengan keunggulan lima poin atas Manchester City yang berada di posisi kedua dan 10 poin atas United yang kini ada di posisi keenam.

Van Gaal menyebut, United harus meningkatkan performa untuk melawan Chelsea. Dia pun menggambarkan laga melawan Chelsea lewat sebuah perumpamaan khas Belanda.

"Sekarang kami harus menghadapi Chelsea dan di Belanda ada perumpamaan yang bilang 'that is another Kuche' atau 'biskuit yang berbeda'. Maksud saya, mereka ada di level yang berbeda," ujar Van Gaal di situs resmi United.

"Anda tidak bisa membandingkan mereka dengan West Bromwich Albion, yang dengan segala hormat amat luar biasa bermain di kandang mereka, dengan atmosfer stadionnya dan pendukungnya. Lapangannya fantastis dan West Bromwich juga bermain dengan penempatan posisi pemain yang bagus, tidak hanya melepaskan umpan panjang."

"Saya menaruh rasa hormat besar pada West Bromwich, tapi Chelsea ada di level yang berbeda dan Manchester City juga demikian," kata Van Gaal.

Setelah menjamu Chelsea akhir pekan ini, Minggu (26/10), United akan tandang ke markas City pada pekan berikutnya. Setelahnya, mereka akan menjamu Crystal Palace dan bertandang ke markas Arsenal.